Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Pelaku UMKM di Sumatra Utara Didorong untuk Go Digital

Mediaindonesia.com
27/7/2022 16:25
Pelaku UMKM di Sumatra Utara Didorong untuk Go Digital
Acara diskusi ShopeePay untu para pelaku UMKM di Sumatra Utara.(Dok.ShopeePay)

DIGITALISASI adalah sebuah keniscayaan saat ini. Hampir semua sektor kini  sudah beralih ke digital. Bahkan pemerintah juga terus mendorong agar para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah untuk juga bertransformasi ke digital.

Untuk itu ShopeePay terus berkomitmen mendorong akses digitalisasi finansial bagi pelaku bisnis dan konsumen di seluruh Indonesia. Kali ini mereka menghadirkan berbagai program, kampanye, serta fitur, yang mendorong langkah pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk kembali bangkit dari pandemi.

Baca juga: Dukung UMKM Mataram, Sandiaga Sarankan Program 'Bedakan'

Setelah sebelumnya menghadirkan ruang diskusi dengan tema ‘UMKM Maju dengan ShopeePay di Jawa Timur’, kali ini ini ShopeePay menjangkau para pelaku UMKM di Sumatra Utara sebagai bentuk dukungan berkelanjutan bagi UMKM. Acara tersebut dihadiri sejumlah pembicara inspiratif dari ShopeePay, Komunitas Tangan Di Atas (TDA) Medan, dan UMKM lokal Mr. Dimsum. Langkah itu sejalan dengan komitmen #ShopeeAdaUntukUMKM dalam menyediakan berbagai solusi dan dukungan bagi UMKM lokal agar bisa berkembang dan berdaya melalui teknologi.

Sejak pandemi, sektor UMKM yang mencakup berbagai usaha rumahan dihadapkan dengan berbagai tantangan dalam mempertahankan eksistensi bisnisnya. Namun, perkembangan teknologi terbukti mampu mendukung keberlangsungan bisnis mereka secara digital. ShopeePay pun terus meningkatkan layanan dan fitur yang dapat bermanfaat bagi UMKM, salah satunya dengan peningkatan limit saldo pengguna hingga Rp20 juta dan fitur Transfer ShopeePay yang dapat memfasilitasi pemilik usaha untuk melakukan transfer dengan bebas biaya admin dan tanpa batas kuota transfer harian, baik ke sesama pengguna ShopeePay maupun ke berbagai rekening bank. Upaya itu dilakukan guna mendukung para pelaku UMKM untuk masuk ke ekosistem digital, sejalan dengan upaya pemerintah yang menargetkan digitalisasi 30 juta UMKM di 2024.

“UMKM merupakan pilar penting dan roda penggerak ekonomi Indonesia. Di era yang serba digital ini, masih banyak pelaku UMKM yang perlu didorong untuk mengintegrasikan usaha mereka ke ranah digital guna mendapatkan manfaat penuh dari ekonomi digital. Kami secara aktif terus menjangkau pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia untuk berdiskusi dan berbagi cara dalam mengoptimalkan pertumbuhan bisnis. Kami harap fitur Transfer ShopeePay dan berbagai inisiatif lainnya yang kami hadirkan bisa turut berperan pada perkembangan bisnis UMKM yang kami jangkau, khususnya di Sumatra Utara,” tegas Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Lala Eka Nilam.

Upaya dalam mendorong UMKM masuk ke dalam ekosistem digital juga turut dilakukan oleh Komunitas TDA, mengingat antusiasme masyarakat dalam menggunakan berbagai layanan digital dan bertransaksi secara online semakin meningkat. “Kami di Komunitas TDA Medan aktif menghadirkan ruang diskusi untuk berbagi pandangan mengenai tantangan yang dialami sesama pegiat usaha. Melalui Kelas Mentoring Bisnis (KMB) TDA, kami memberikan solusi dan strategi tepat bagi para anggota untuk bisa mengembangkan bisnisnya. Di era digital saat ini, kunci yang harus dipegang para UMKM adalah masuk ke dalam ekosistem digital, mengadopsi berbagai layanan berbasis teknologi pada bisnis, serta pintar memanfaatkan program dan fitur yang ditawarkan oleh berbagai platform layanan digital. Dengan demikian, dukungan yang diberikan penyedia layanan pembayaran seperti ShopeePay bisa membawa dampak yang positif bagi mereka serta dapat mendorong pertumbuhan bisnis mereka,” ujar Ketua TDA Medan 7.0, Bag Kinantan.

Baca juga: Dorong UMKM Berdikari, Cara Ganjar Ini Dinilai Ekonom Tepat ...

Manfaat dari berbagai layanan berbasis teknologi digital juga turut dirasakan oleh Khairul Amri, pemilik Mr. Dimsum. Ia mengaku perjalanannya tidaklah mudah. Kesuksesan dimulai dari keberaniannya untuk mengambil peluang bisnis berjualan dimsum saat masih bekerja sebagai office boy di kantor swasta. Namun, semangat Ari untuk terus berjuang, berinovasi dan berani ambil peluang kini telah membuahkan hasil.

“Sudah lebih dari lima tahun Mr. Dimsum hadir dan terus berkembang hingga kini memiliki 13 gerai dan menjadi salah satu distributor dimsum terbesar di Sumatra. Perjalanannya tentu tidak mudah, di awal merintis Mr. Dimsum, pesanan satu porsi pun saya antarkan langsung ke konsumen yang lokasinya cukup jauh. Semua saya lakukan untuk membangun kepercayaan mereka pada produk dan layanan kami. Sampai saat ini, saya pun terus mendengarkan masukkan, saran dan kebutuhan pelanggan. Adopsi teknologi ShopeePay dan pemanfaatan layanan pesan antar makanan online ShopeeFood pun saya lakukan guna semakin memudahkan konsumen dalam memesan berbagai produk kami dari mana pun.”

Usaha Mr. Dimsum dalam menjangkau pelanggan lebih luas tak berhenti sampai disitu. Ari pun bercerita bahwa ia dan tim aktif melakukan promosi di Instagram dan WhatsApp. Ari mengatakan selain konsumen yang membeli ke gerai langsung, masih ada segmen konsumen yang lebih suka memesan dari Instagram dan Whatsapp, dan membayar menggunakan transfer. Kini, Ari semakin memahami bahwa ia harus menyediakan layanan yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan konsumen yang beragam. Kini Ari pun mulai aktif menawarkan pembayaran menggunakan fitur Transfer ShopeePay agar konsumen bisa melakukan transfer tanpa biaya admin, tanpa batas kuota di setiap pemesanannya.

Selain gratis biaya admin, seluruh pengguna fitur Transfer ShopeePay juga berkesempatan untuk mendapatkan total bonus miliaran dan berbagai promo spesial lainnya. Unduh aplikasi Shopee secara gratis melalui App Store atau Google Play dan segera aktifkan ShopeePay untuk menikmati lebih banyak fitur menarik seperti ShopeePay Sekitarmu dan Transfer ShopeePay yang memberikan kemudahan transfer. (RO/A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Maulana
Berita Lainnya