Rabu 27 Juli 2022, 17:42 WIB

CFW Menular ke Jam Gadang Bukittinggi, Polisi Minta tidak Digelar di Jalan Raya

mediaindonesia.com | Nusantara
CFW Menular ke Jam Gadang Bukittinggi, Polisi Minta tidak Digelar di Jalan Raya

ANTARA/Iggoy el Fitra
Foto udara kawasan Jam Gadang yang ramai pengunjung di Bukittinggi, Sumatra Barat, Minggu (26/12/2021).

 

POLRES Bukittinggi menyarankan kegiatan 'Jam Gadang Fashion Week' oleh generasi muda tidak digelar di jalan raya yang merupakan fasilitas umum.
 
"Terkait viralnya kegiatan fashion week di Jakarta yang ternyata pengaruhnya sampai ke Kota Bukittinggi, kami menyarankan digelar
di tempat yang lebih representatif," kata Kasatlantas Polres Bukittinggi, Ajun Komisaris Ghanda Novidiningrat, di Bukittinggi, Rabu (27/7).

Dalam kaitan itu, peragaan busana di jalanan yang mulai dikenal dari kalangan anak muda Jakarta mulai memengaruhi beberapa daerah di Indonesia, termasuk juga Kota Bukittinggi yang dilabeli nama 'Jam Gadang Fashion Week' atau JGFW.

Ia mengatakan JGFW yang terlaksana di jalan sekitar wilayah Jam Gadang dipastikan mengganggu pengguna jalan raya.

"Saya selaku Kasatlantas mendukung dengan pertumbuhan kreativitas kaum milenial saat ini, namun alangkah lebih baiknya apabila kegiatan kreativitas itu bagusnya tidak mengganggu kepentingan masyarakat lain, mungkin tidak semua terganggu, tapi pasti ada yang terganggu," kata Ghanda.

Ia menyarankan JGFW digelar di tempat yang lebih luas sehingga penikmat kreativitas itu tidak terganggu.


Baca juga: Polisi Tetapkan Sopir Odong-odong Sebagai Tersangka Kecelakaan Maut di Banten


"Saya rasa tempat yang lebih pas yaitu di pelataran Jam Gadang karena lahannya lebih luas daripada ruas jalan raya yang ada," katanya.

Sementara itu, salah seorang pelopor JGFW, Andika, mengatakan dirinya mendukung ketertiban umum dan di pagelaran pertama yang viral juga tidak mengganggu pengguna jalan.

"JGFW itu awalnya terjadi karena kebetulan, kami memiliki tim ahli tata rias dari mahasiswa juga menampilkan tatanan busana Adat Minangkabau di Jalan sekitar Jam Gadang, respons masyarakat sangat luar biasa, alhamdulillah," kata Andika.

Ia mengatakan proses pemotretan kepada lima model yang ditampilkan tidak mengganggu jalanan saat itu karena mereka terus berjalan tanpa berkumpul di garis pelintas jalan.

"Memang sisi uniknya sesuai ala Citayam Fashion Week (CFW) adalah pemotretan di zebra cross, kami tetap melintas tanpa bertumpuk dan tidak membuat macet sambil difoto," katanya.

Andika merencanakan kegiatan serupa akan digelar kembali pada akhir pekan dan dipindahkan lokasi ke halaman Taman Jam Gadang.

"Tentu kami siap bekerja sama demi kebaikan dan kepatuhan ketertiban umum, insya Allah JGFW akan menjaga maruah adat dan budaya Minangkabau juga, mohon dukungan," pungkasnya. (Ant/OL-16)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Sekwan DPRD Maybrat Ferdinandus Taa Dinilai Figur Tepat Jadi Penjabat Bupati Maybrat

👤Thomas Harming Suwarta 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:15 WIB
Sebagai putra daerah Maybrat, Ferdinandus Taa dinilai memiliki rekam jejak yang baik dalam kepemimpinan, mengenal wilayah dan seluk beluk...
ANTARA/Rony Muharrman

Polda Masih Buru Bos Judi Online Terbesar di Sumut

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 23:05 WIB
Polda Sumut terus mencari bos judi online terbesar yang bernama ABK dan hingga kini tidak diketahui...
dok.ist

Ruangan di Kantor Bupati Pemalang Disegel KPK

👤Supardji Rasban 🕔Kamis 11 Agustus 2022, 22:52 WIB
PETUGAS Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendatangi kantor Bupati Pemalang, Jawa Tengah, Kamis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya