Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PETUGAS Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jambi menembak seorang yang diduga jadi bandar sabu berinisial RR. Pasalnya, ketika hendak ditangkap, warga Sumatra Selatan tersebut melawan petugas.
Kepala Bidang Berantas BNN Provinsi Jambi Dewa Putu Gede Artha di Jambi, Senin (25/7), mengatakan selain melawan petugas, RR dilumpuhkan karena membawa senjata api sehingga membahayakan petugas yang berusaha menangkapnya. Ketika posisinya terpojok, tersangka saat itu juga berupaya melarikan diri. Dari pelaku, petugas mengamankan 12 gram sabu dan satu senjata api rakitan.
Penangkapan terhadap RR bermula dari tertangkapnya dua warga Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, berinisial H, 37, dan J, 35, pada Selasa (19/7) sekira pukul 15.00 WIB. H dan J sempat melarikan saat melihat kedatangan petugas lalu membuang barang bukti narkotika tersebut.
Keduanya kabur ke kawasan perusahaan perkebunan di Sungai Gelam. Setelah dilakukan pengejaran, petugas BNN Jambi akhirnya berhasil menangkap H dan J. Saat itu tim langsung melakukan penggeledahan serta membawa H dan J ke tempat keduanya menyimpan narkotika jenis sabu.
Dari pengembangan atas penangkapan H dan J, petugas BNN Jambi lantas menuju Desa Muaro Medak, Sumatra Selatan, untuk menangkap RR. Tersangka akhirnya ditangkap saat berada di rumahnya.
Baca juga: Polisi Semarang Temukan Potongan Tubuh Diduga Korban Mutilasi
"Dari penggeledahan terhadap RR ditemukan barang bukti jenis sabu seberat 12,08 gram serta senjata api rakitan beserta amunisi," kata Dewa. Setelah mengamankan RR, tim BNN melakukan pengembangan kasusnya lagi dan menuju rumah R yang diduga menjemput barang bukti narkotika dan memberikannya kepada RR.
Di rumah R, tim penyelidik tidak menemukan barang bukti narkotika. Tim kemudian membawa tersangka dan barang bukti ke Kantor BNNP Jambi untuk diproses lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan yakni satu bungkus plastik ukuran sedang yang diduga berisi narkotika jenis sabu 12,08 gram yang disita dari pelaku RR, satu kaleng kecil, satu senjata rakitan yang berisi lima peluru, timbangan warna hitam, satu plastik kecil yang berisikan diduga sabu seberat 0,56 gram. (Ant/OL-14)
Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan, agar mampu mandiri secara ekonomi serta memiliki kesempatan yang setara.
KEPOLISIAN Daerah Jambi berhasil mengagalkan perjalanan ribuan liter minyak solar bersubsidi asal Sumatra Barat.
KEPOLISIAN Daerah Jambi menyelidiki belasan ton bahan bakar minyak (BBM) diduga ilegal.
Melalui Gerakan Jambi Berpantun, daerah ini berhasil meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri) sebagai pemilik kumpulan pantun terbanyak di Indonesia.
Wali Kota Jambi Maulana menyatakan kolaborasi antara pemerintah daerah dan koperasi menjadi bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan daerah.
Penegakan hukum ini didasarkan pada UU Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan dan UU Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, mulai dari proyektil peluru hingga rekaman CCTV guna mengidentifikasi pelaku penembakan di rumah anggota DPRD Jateng.
DUGAAN percobaan pembunuhan terhadap suami anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amat Muzakhim, 56, di Pekalongan perlahan terkuak
Lucy Harrison, 23, tewas tertembak di dada saat mengunjungi ayahnya di Texas. Sidang koroner mengungkap adanya argumen panas terkait Donald Trump sebelum kejadian.
Presiden Trump umumkan deeskalasi di Minneapolis pasca penembakan fatal warga sipil oleh agen federal.
Terjadi penembakan di Arivaca, Arizona melibatkan agen Patroli Perbatasan AS. FBI dan Sheriff Pima selidiki penggunaan kekuatan setelah satu korban dinyatakan kritis.
Investigasi atas penembakan Alex Pretti di Minneapolis mengungkap perbedaan tajam antara klaim pemerintah dan rekaman video. Keluarga korban sebut narasi pemerintah sebagai "kebohongan".
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved