Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) diminta mengembangkan tanaman cabe untuk meningkatkan kesejahteraannya.
"Lahan di Majene cukup potensial untuk mengembangkan tanaman cabe dan menjanjikan," kata anggota DPR-RI, Suhardi Duka di Majene, Sulbar
Ia mengatakan masyarakat dapat memanfaatkan lahan yang cukup tersedia satu sampai dua hektare mengembangkan tanaman cabe.
Harga cabe di pasaran melambung dari Rp45 ribu per kilogram menjadi Rp75 per kilogram sehingga berpeluang bagi petani mengembangkannya.
"Selain cabe yang harga jualnya menjanjikan juga tanaman bawang karena tidak akan sulit memasarkannya disamping harga jual juga menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan petani," katanya.
Sebagai wakil rakyat di Senayan, pihaknya akan terus mendorong agar Pemerintah Pusat terus memberikan bantuan pengembangan tanaman komoditi yang berpeluang dikembangkan masyarakat.
Baca juga : Kemenkominfo Gelar Seminar Literasi Digital untuk Pesantren di Sumenep
"Bimbingan teknis akan disiapkan untuk membantu petani mengembangkan setiap komoditi yang cocok dikembangkan dengan bantuan anggaran pemerintah," katanya.
Selain itu ia berharap agar kelompok wanita tani dapat terbentuk di wilayah Sulbar, serta dapat menyusun permohonan bantuan karena pemerintah akan memberikan bantuan.
"Pemerintah pusat akan membantu sampai Rp60 juta setiap kelompok yang akan membangun usaha pertanian karena pemerintah pusat akan mendorong penguatan pangan nasional," katanya.
Ia mengatakan, dengan bertani akan memperkuat ekonomi negara, karena negara kita ditunjang lahan yang sangat potensial mengembangkan pertanian.
"Dibandingkan dengan pengembangan lahan tambang yang memiliki dampak merusak lingkungan, bertani lebih baik karena hasilnya sangat menjanjikan dan juga memperkuat negara," katanya. (Ant/OL-7)
Kementerian Pertanian (Kementan) bersama para champion cabai melaksanakan Gerakan Aksi Guyur Pasokan Cabai ke Pasar Induk Kramat Jati (PIKJ), Jakarta.
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Kanggraksan, Kota Cirebon, harga cabai rawit merah kini sudah mencapai Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya hanya Rp60 ribu per kilogram.
Gubernur Bangka Belitung. Hidayat Arsani mengatakan, cabai merupakan salah satu pangan yang menyumbang inflasi di Babel.
KETUA MUI Bidang Infokom KH Masduki Baidlowi menyebut konsep ekoteologi adalah pemahaman bahwa manusia dan lingkungan memiliki hak yang sama
Aktinomiset, terutama genus Streptomyces, menjadi salah satu kelompok bakteri dengan potensi tinggi sebagai pengendali hayati penyakit tanaman.
Di Indonesia, beluntas digunakan secara luas dalam pengobatan tradisional, termasuk untuk mengatasi demam dan gangguan pencernaan.
Tanaman bukan sekadar elemen dekoratif, tetapi juga bagian dari solusi untuk kesehatan, kualitas udara, pangan sehat, dan ruang hidup yang lestari.
Patikan Kebo mengandung berbagai senyawa aktif seperti flavonoid, fenolik, tanin, terpenoid, saponin, steroid, dan antrakuinon.
Program Jaksa Garda Desa mengambil tema Pemberdayaan Lahan dan Badan Usaha Milik Desa dalam rangka Swasembada Pangan yang dirangkaikan dengan penanaman bawang merah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved