Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR bandang menerjang beberapa wilayah di Kabupaten Garut, Jawa Barat, sejak Jumat (15/7) malam disebabkan meluapnya tiga aliran sungai yang ada di Kabupaten Garut akibat curah hujan yang sangat tinggi beberapa hari sebelumnya..
Air sungai yang meluap di antaranya sungai Cimanuk, sungai Cikaengan dan sungai Cikandang. Sejumlah rumah dan bangunan yang berdiri di sepanjang bantaran sungai rusak akibat diterjang banjir bandang dan tidak lagi bisa ditempati.
Heru Binawan, CEO BWA mengatakan,” Alhamdulillah BWA akan selalu turut serta dalam membantu penyintas bencana yang melanda di Indonesia sesuai dengan komitmen BWA yaitu sebagai lembaga wakaf dan kemanusiaan."
"Mudah-mudahan dengan bergeraknya BWA akan membuat banyak lembaga lain dan para wakif pun tergerak untuk membantu para penyintas bencana,” kata Heru dalam keterangan pers, Kamis (21/7).
Baca juga: 6.314 KK Terdampak Banjir Bandang, Sebagian Besar Masih Mengungsi
“Alhamdulillah di hari pertama, tim Badan Wakaf Al Qur’an (BWA) melakukan asesmen sosial kepada penyintas yang terdampak di Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut dan mendirikan pos pendukung tanggap darurat bencana yang bersinergi dengan temanteman relawan Islam Selamatkan Negeri (ISN),” tutur Wahyu Kelana, Project Executive BWA.
Tedi Rustandi, RW setempat, mengatakan,“Di sekitar bantaran sungai terdapat satu blok rumah warga, dari 78 Kepala Keluarga, 53 rumah, dan 258 warga, dampak dari kejadian ini ada delapan rumah yang rusak berat dan hingga kini tak lagi bisa dihuni”.
“Saat ini sedang dalam proses pembersihan puing-puing dan lumpur dari sisa banjir bandang yang terjadi,” sambungnya.
“Total 300 paket makan siap saji tim siapkan untuk kebutuhan relawan dan penyintas yang terdampak bencana di lokasi," jelas Wahyu.
Aktivitas pembagian paket makanan dibantu dengan para Ibu yang biasa bertugas di dapur umum yang ada di lokasi tersebut, keseluruhan bantuan makanan siap saji bersama-sama didistribusikan kepada para penyintas yang sebagian masih bertahan di tempat pengungsian.
"Namun sebagian dari mereka juga ada yang telah kembali ke rumahnya masing-masing,” ujar Wahyu.
“Tentunya yang BWA bawa ke lokasi bencana masihlah kurang untuk membantu para penyintas bencana banjir ini, apalagi mengingat luas wilayah yang terdampak banjir bandang Garut ini, " kata ujar Babeh Hazairin selaku Chief of Network BWA.
"Karenanya BWA mengajak segenap umat Islam untuk memberikan perhatian khusus dan membantu untuk para penyintas bencana ini melalui Program Sedekah Kemanusiaan BWA demi meringankan beban dan mengahdirkan senyum bagi saudara saudara kita,” ujar Babeh Hazairin.
Untuk lebih detail dan jelas mengetahui aktifitas BWA, bisa mengunjungi www.bwa.id atau www.wakafquran.org. (RO/OL-09)
PASCAbanjir bandang di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, ruas jalan penghubung Sokasar-Bojong di Desa Sokasari, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, putus total.
Mobil penjernih air difungsikan mengolah air kotor menjadi air bersih layak konsumsi bagi masyarakat yang mengalami krisis air bersih.
KEMENTERIAN Pekerjaan Umum (PU) melakukan penanganan akses jalan dan jembatan terdampak bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Pemalang dan Kabupaten Purbalingga.
Intensitas hujan yang tinggi dan rusaknya hutan di kaki Gunung Slamet mengakibatkan tiga jembatan hanyut, lima objek wisata dan sungai rusak akibat diterjang banjir bandang
Banjir bandang akibat hujan ekstrem di Purbalingga, Jawa Tengah, menewaskan satu warga, melukai satu lainnya, merusak ratusan rumah, dan memaksa ratusan orang mengungsi.
Pemkab Brebes bergerak cepat menangani banjir bandang di Bumiayu dengan mengerahkan dua alat berat untuk sodetan sungai akibat cuaca ekstrem.
Pupuk bersubsidi kini lebih murah dan mudah ditebus. HET turun 20%, petani Garut sudah bisa tebus pupuk sejak awal 2026.
Jalan penghubung itu ambles sepanjang 50 meter
JEMBATAN gantung Cimanisan, Kecamatan Pendeuy, Kabupaten Garut, Jawa Barat ambruk akibat luapan dan derasnya air Sungai Cikaengan.
Secara komulatif sejak 2004 hingga 2025 tercatat ada 1.806 kasus dengan angka kematian 470 meninggal dunia.
"Kasus DBD yang terjadi pada awal bulan Januari hingga September 2025 selama ini mengalami peningkatan, karena masyarakat masih abai membersihkan lingkungan sekitar."
Gempa Garut tersebut terjadi sekitar pukul 15:24 WIB yang berlokasi di 140 kilometer barat daya dari Kabupaten Garut, atau tepatnya ada di kedalaman 13 kilometer laut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved