Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KOTA Cirebon, Jawa Barat menargetkan penurunan stunting hingga 14 persen pada 2024 mendatang. Berbagai program dilancarkan berkolaborasi dengan instansi lainnya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Agus Mulyadi, menjelaskan pihaknya telah melakukan langkah percepatan penurunan stunting. "Langkah percepatan penurunan stunting dimasukkan dalam perencanaan dan penganggaran dengan bentuk program kegiatan nyata," tutur Agus, Kamis (7/7).
Dengan langkah percepatan ini ditargetkan pada 2024 mendatang angka stunting di Kota Cirebon menurun 14 persen. Sedangkan saat ini angka stunting di Kota Cirebon berdasarkan Survei Status Gizi Balita Indonesia (SSGBI) 2021, angka stunting di Kota Cirebon mencapai 30,6 persen atau masuk kategori tinggi.
Ada pun percepatan yang dilakukan diantaranya dengan menurunkan tim pendamping keluarga. Tim yang terdiri dari bidan, kader PKK dan kader keluarga berencana mendatangi langsung setiap keluarga. Selain mendata mereka juga memberikan penyuluhan dan sosialisasi kepada keluarga yang didatangi. Melalui program ini diharapkan didapatkan angka yang valid mengenai angka stunting di Kota Cirebon.
Selain itu, Pemkot Cirebon juga berkoordinasi dengan instansi lain seperti Kementerian Agama untuk memberikan penyuluhan kepada calon pengantin.
Dari Kabupaten Cirebon dilaporkan pemerintah daerah tersebut juga membentuk Tim Pengendalian Percepatan Penurunan Stunting (TPPS). "Kami juga melakukan pengumpulan data di sejumlah kecamatan yang terindikasi terdapat kasus stunting tinggi," tutur Wakil Bupati Cirebon, Wahyu Tjiptaningsih.
Setidaknya, lanjut Ayu, ada 6 kecamatan di Kabupaten Cirebon yang memiliki angka stunting tinggi. Penyebab utama stunting menurut Ayu yaitu kemiskinan. Untuk itu, percepatan penurunan stunting harus melibatkan semua pihak. "Bukan hanya kesehatan, ekonomi dan sosial juga sangat berperan penting dalam mengurangi jumlah stunting," tutur Ayu. (OL-15)
Aksi bersih-bersih pantai ini dilakukan forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda) Kota Cirebon bersama organisasi kemasyarakatan dan pelajar
Durasi perbaikan fisik sangat bergantung pada kondisi cuaca di lapangan.
PESISIR Kota Cirebon kembali dipenuhi tumpukan sampah. Kesadaran bersama diminta untuk bisa mengatasi permasalahan sampah. Tumpukan sampah terlihat di sepanjang pesisir pantai.
Status tersebut, lanjut Andi, menjadi dasar bagi seluruh pihak untuk tetap meningkatkan kewaspadaan menghadapi dinamika cuaca yang masih berpotensi ekstrem.
Perlancar aliran air saat hujan deras turun, pemasangan jaring penahan sampah dilakukan di Kota Cirebon.
Pada 2025 lalu, pemkot sudah melakukan normalisasi di 14 sungai dengan total panjang sekitar 9 km.
Pergerakan tanah dipicu aliran air sungai yang mengikis tebing. Ditambah kondisi tanah yang memang labil
Kabupaten Cirebon merupakan daerah yang rentan diterjang bencana hidrometeorologi di musim penghujan ini. Baik itu bencana banjir, tanah longsor, cuaca ekstrem dan lainnya.
BPBD sudah menyiapkan langkah kesiapsiagaan, termasuk menghadapi potensi pohon tumbang akibat cuaca ekstrem
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon belum akan memberlakukan WFH untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayahnya.
Tim dinkes juga melakukan pengecekan kondisi dapur, kualitas air, IPAL, hingga kebersihan peralatan masak dan makan.
Kesamaan pandangan dalam menciptakan lingkungan tetap bersih melalui penanganan sampah berkesinambungan harus menjadi perhatian semua pihak
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved