Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
GELOMBANG pengungsian kembali terjadi setelah tanggul Sungai Meduri, Pekalongan, Jawa Tengah, kembali jebol hingga mengakibatkan banjir air laut pasang (rob) melanda dua daerah di pantura itu.
Pemantauan Media Indonesia hingga Minggu (26/6) dini hari, jumlah pengungsi di bekas gedung Kelurahan Kraton Kidul, Kota Pekalongan, terus bertambah. Sebelumnya saat beberapa jam banjir rob datang jumlah baru tercatat 28 jiwa, namun kini bertambah hingga 54 jiwa.
Banjir rob di Kabupaten dan Kota Pekalongan itu kembali terjadi akibat tanggul Sungai Meduri kembali jebol sepanjang 26 meter, sehingga volume air yang sudah meninggi karena air laut pasang langsung membanjiri perkampungan penduduk di kawasan tersebut dengan ketinggian air 20-80 sentimeter.
"Awalnya kami belum berniat mengungsi, tapi perbaikan tanggul Sungai Meduri yang jebol belum selesai dan rob terus naik hingga pinggang orang dewasa membuat kami takut," ujar salah seorang pengungsi.
Para pengungsi di bekas gedung Kelurahan Kraton Kidul ini, demikian Garwo, 41, pengungsi lainnya merupakan warga Kelurahan Pasir Kraton Kramat, karena banjir tidak kunjung surut dan masuk ke dalam rumah hingga mencapai 50 cm.
Baca juga: Ratusan Warga Tasikmalaya Keracunan Nasi Kotak Hajatan Pernikahan
"Mereka yang masih banyak yang bertahan karena rumahnya cukup tinggi," imbuhnya.
Berdasarkan data diterima, banjir rob kali ini telah merendam ribuan rumah di tiga Kabupaten Pekalongan yakni Mulyorejo, Karangjompo, dan Tegaldowo, serta Kelurahan Pasirsari, Kecamatan Pekalongan Barat, Kota Pekalongan juga terus meluas, bahkan jumlah desa dan kelurahan di dua daerah di pantura terendam tersebut juga bertambah.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Pekalongan Dimas Arga Yudha mengatakan banjir rob terjadi karena air laut pasang naik hingga mencapai 1,1 meter, sehingga di muara sungai air naik melalui Sungai Meduri, Sungai Loji, Sungai Banger, dan Sungai Gabus.
Selain sungai penuh, lanjut Dimas, kondisi diperparah dengan jebolnya tanggul Sungai Meduri sepanjang 30 meter, sehingga diupayakan penambalan guna meminimalisasi banjir rob. "Kita sudah lakukan evakuasi
terhadap warga untuk diungsikan," pungkasnya. (S-2)
DUGAAN percobaan pembunuhan terhadap suami anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Amat Muzakhim, 56, di Pekalongan perlahan terkuak
RUMAH anggota DPRD Jawa Tengah dari Fraksi PPP Nur Fatwa di Pekalongan, Jawa Tengah ditembaki oleh orang tak dikenal (OTK),
Pompa air bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai dipasang di sejumlah titik banjir di Kabupaten dan Kota Pekalongan yang hingga kini masih terendam dengan ketinggian air 30-120 cm.
Kerusakan jalan tidak hanya memicu kemacetan, tetapi juga telah memakan banyak korban kecelakaan, termasuk merenggut nyawa salah satu anggota keluarga kepolisian setempat.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Permintaan modifikasi cuaca tersebut didasari kekhawatiran banjir akan meluas di empat kecamatan di Kota Pekalongan.
Cuaca ekstrem di 24 wilayah Jawa Tengah, termasuk hujan lebat, angin kencang, dan gelombang 1,25–2,5 meter di perairan utara-selatan. Waspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Tragedi pembacokan terjadi di Jalan Gaharu Raya, Banyumanik, Semarang. Seorang penjaga toko buah nekat membacok 3 temannya di dalam rumah. Simak kronologinya!
Amat menyebut, pelaku diduga hanya satu orang dan tidak turun dari sepeda motor. Ciri-ciri pelaku memiliki tinggi sekitar 170 sentimeter dengan postur tubuh sedang.
Mabes Polri membeberkan skema pembiayaan 1.179 SPPG dari koperasi, bank Himbara, hingga YKB. Pembangunan dapur MBG juga direncanakan menjangkau wilayah 3T.
PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) menegaskan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) pada 2026 dan akan memberikan diskon PKB sebesar 5%.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Pati Sudewo selama 40 hari terkait kasus dugaan pemerasan pengisian jabatan perangkat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved