Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
AKIBAT hujan deras sejak Sabtu (11/6) siang hingga malam, sejumlah wilayah di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, direndam banjir. Sejumlah kecamatan yang terdampak banjir di antaranya IV Jurai, Batang Kapas, dan Tapan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Yogi, mengatakan hal itu diketahui berdasarkan informasi yang diterima pihaknya dari masyarakat dan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang berada di kecamatan. "Sesuai informasi dan laporan yang masuk, sampai saat ini lokasi banjir terjadi di Tapan, Batang Kapas, dan IV Jurai," katanya, Senin (13/6).
Untuk IV Jurai, titik lokasi banjir berada di Lumpo dan sekitarnya. Di Batang Kapas, banjir melanda Kampung Jalamu dan Kampung Jambak, Nagari IV Koto Hilie.
Di Tapan, banjir terjadi di Nagari Batang Betung. Banjir di lokasi ini terjadi karena luapan Batang Sungai Tapan yang telah melimpah ke permukiman warga.
Baca juga: Digugat Mafia Tanah, Warga Prabumulih Minta Tolong Presiden
Saat ini, hujan deras masih terus terjadi, sehingga potensi banjir bisa meluas ke sejumlah kecamatan lain. Untuk itu, masyarakat diimbau tetap waspada karena hujan lebat masih mengguyur daerah Pesisir Selatan.
Wali Nagari IV Koto Hilie, Kecamatan Batang Kapas, Satria Darma Putra, menginformasikan banjir yang terjadi di Kampung Jalamu dan Kampung Jambak sudah memasuki rumah warga. Ketinggian air sudah mencapai 50 sentimeter dan akan semakin bertambah karena hujan yang belum kunjung berhenti. Hingga berita ini diturunkan belum ada laporan warga yang dievakuasi maupun kerusakan bangunan dan kerugian materiil akibat banjir. (OL-14)
PEMERINTAH Provinsi Sumatra Barat (Sumbar) menegaskan penertiban aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Sumbar masih berjalan melalui kerja tim terpadu lintas sektor.
PEMERINTAH pusat telah menyiapkan total anggaran sebesar Rp2,6 triliun untuk Sumatera Barat (Sumbar), untuk kegiatan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Pembangunan huntara dilakukan di tiga provinsi terdampak bencana di Sumatra. Rinciannya, sebanyak 16.282 unit huntara dibangun di Aceh, 947 unit di Sumatra Utara, dan 618 unit di Sumatra Barat.
Negara harus memastikan bahwa pencabutan perizinan berusaha di Aceh, Sumatra Utara dan Sumatra Barat.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Berdasarkan penelusuran Media Indonesia, Sabtu (17/1) di Kabupaten Aceh Tamiang, Provinsi Aceh misalnya, ratusan ribu penyintas banjir masih krisis kebutuhan dasar.
BNPB bersama kementerian/lembaga, pemerintah daerah, unsur TNI/Polri, serta mitra swasta terus mempercepat pembangunan hunian sementara (huntara) di Aceh Tamiang.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, mengatakan masih ada siswa korban bencana banjir Aceh yang belajar di tenda pengungsian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved