Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 493 calon haji (calhaj) Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, berpamitan Bupati Sri Mulyani di Pendapa Agung Pemkab Klaten, Kamis (9/6).
Calhaj Klaten dibagi dalam kloter 12, 13, dan 14. Kloter 12 diberangkatkan ke Embarkasi Haji Donohudan dari GOR Gelarsena Klaten, Jumat (10/6) sore.
Kemudian, kloter 13 diberangkatkan dari GOR Klaten ke Embarkasi Haji Donohudan, Sabtu (11/6) pagi, dan kloter 14 atau terakhir, Minggu (12/6) pagi.
Calhaj Klaten yang masuk kloter 12 digabung dengan calhaj asal Magelang dan Kendal. Sedangkan kloter 14 digabung dengan calhaj dari Kabupaten Sragen.
Dalam acara pamitan haji, Bupati Sri Mulyani mengungkapkan rasa haru dan syukur karena sebanyak 493 calhaj Klaten akan berangkat ke Tanah Suci.
"Saya bersyukur sebanyak 493 jamaah akan berangkat menunaikan ibadah haji di Tanah Suci. Semoga menjadi haji mabrur," kata Bupati Sri Mulyani.
Keberangkatan calhaj perlu disambut gembira. Karena, calhaj yang berangkat tahun ini sudah menunggu sejak 2011, ditambah lagi pandemi dua tahun.
"Maka, kami berpesan kepada para calhaj untuk maksimalkan ibadah haji saat berada di Tanah Suci, dan pulang menjadi haji mabrur," imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Asisten I Jaka Purwanto mengatakan, Pemkab Klaten berusaha memberikan pelayanan yang terbaik untuk para calhaj.
"Panitia pun mempersiapkan armada, petugas keamanan, dan pendukung agar calhaj Kabupaten Klaten bisa menjalankan ibadah dengan nyaman," paparnya. (OL-13)
Baca Juga: Upaya Promosikan Kabupaten Merangin lewat Festival Jangkat 2022
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Polres Klaten berhasil membongkar pencetak dan pengedar uang palsu pecahan Rp100.000, serta menangkap empat orang tersangka. Barang bukti uang palsu yang diamankan sebanyak 3.556 lembar.
Penyaluran beras SPHP ke Pasar Gedhe Klaten, dilakukan dua kali pengiriman. Pertama, pada Senin (23/2) 2.700 ton, dan penyaluran kedua, Jumat (27/2), sejumlah 2.000 ton.
Tujuannya memberi kesempatan kepada masyarakat pengguna layanan menyampaikan usulan, masukan, dan saran kepada penyelenggara pelayanan terkait dengan pelayanan yang diterima.
Ribuan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, perlu ditangani secara sinergi dan kolaborasi gabungan dari berbagai sumber dana .
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved