Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMPROV Sumatera Utara (Sumut) mematok penurunan prevalensi stunting di angka 3,9% per tahun agar mampu memenuhi target nasional dalam tiga tahun ke depan.
"Target ini ditetapkan untuk dapat mengejar target nasional dalam tiga tahun ke depan," ujar Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Sumut, Alwi Mujahit Hasibuan, Senin (6/6).
Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan. Prevalensi stunting menyebar di seluruh provinsi di Indonesia, yang mana hingga kini sebagian besar provinsi masih memiliki angka prevalensi yang tinggi, yakni 30% ke atas.
Alwi mengungkapkan, sampai dengan 2021, prevalensi stunting di Sumut masih menyentuh angka 25,8%. Angka itu 11,8% lebih tinggi dari target nasional yang hanya sebesar 14% sampai 2024. "Untuk mengejar target nasional itu, Pemprov Sumut mematok target penurunan angka prevalensi sebesar 3,9% per tahun," ujarnya.
Ditambahkan, peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) 2022 yang akan dilangsungkan di Kota Medan pada 29 Juni mendatang akan dijadikan momentum penting dalam penurunan angka stunting. Event yang akan dihadiri langsung Presiden Joko Widodo tersebut menjadi ajang sosialisasi kepada keluarga untuk membantu percepatan penurunan stunting.
Hal itu karena keluarga merupakan elemen utama dalam pencegahan stunting. Karena itu Harganas akan dijadikan momentum untuk mengajak seluruh keluarga di Sumut mengentaskan stunting.
Alwi juga meyakini peringatan Harganas juga dapat meningkatkan aktivitas seluruh tim percepatan penurunan stunting pada setiap level. Mulai dari tingkat pusat hingga tingkat desa/kelurahan.
"Seluruh pemerintahan di setiap tingkatan juga akan meningkatkan kepeduliannya pada isu ini dengan menyediakan anggaran dan kegiatan yang memadai," tambah Alwi. (OL-15)
Kenaikan angka ini, berdasarkan hasil evaluasi dan pencatatan pelaporan berbasis masyarakat (PPGM)
MESKI sudah puluhan tahun berusaha diatasi, persoalan malanutrisi hingga kini masih menjadi tantangan tersendiri.
PBB menyebut Gaza menghadapi krisis kelaparan terburuk dengan lebih dari 20 ribu anak alami gizi buruk.
KRISIS gizi di Jalur Gaza, Palestina, mencapai titik kritis dengan lonjakan kematian yang mencolok sepanjang Juli 2025. Hal itu diungkapkan WHO dalam laporan terbaru yang dirilis 27 Juli 2025.
Data juga menunjukkan 1,4 juta perempuan hamil dan menyusui mengalami malnutrisi.
Setiap 25 Januari, Hari Gizi Nasional diperingati untuk memberikan kesadaran pentingnya gizi seimbang bagi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Merujuk dari terakhir pemerintah, bencana banjir dan longsor akhir November 2025 lalu menyebabkan 208.693 unit rumah di Aceh rusak.
KEMENTERIAN Kehutanan memanfaatkan kayu gelondongan yang hanyut akibat bencana hidrometeorologi untuk penyediaan hunian sementara atau huntara bagi warga terdampak di Aceh Utara dan sumut
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluhkan harga tiket pesawat yang mahal untuk menuju titik bencana di Sumatra dan Aceh.
Sejumlah provinsi telah mengirimkan relawan kemanusiaan, di antaranya Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Lampung, Jawa Tengah, Jawa Timur, Jawa Barat, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sigit berharap dengan adanya gotong royong polisi dan warga ini, anak-anak bisa segera kembali ke kursi sekolah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved