Sabtu 07 Mei 2022, 23:15 WIB

Wali Kota Surabaya Jenguk Korban Ambruknya Seluncuran di Kenjeran Park

Widhoroso | Nusantara
Wali Kota Surabaya Jenguk Korban Ambruknya Seluncuran di Kenjeran Park

ANTARA/Didik Suhartono
Patahan seluncuran di Kenjeran Park, Surabaya, Jatim.

 

WALI KOTA Surabaya, Jawa Timur, Eri Cahyadi, Sabtu (7/5) malam, menjenguk belasan warga yang menjadi korban kecelakaan ambrolnya seluncuran kolam renang Kenjeran Park (Kenpark). Eri Cahyadi menjenguk para korban yang dirawat di RSUD Soetomo dan RSUD Soewandhie.

"Kami juga minta kepada manajemen untuk bertanggung jawab penuh dan saya juga minta agar mengecek kembali wahananya, yang sekarang masih dalam penyelidikan Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," ujar Eri Cahyadi.

Setibanya di IGD RSUD Dr Soetomo, Wali Kota Eri langsung menuju ke ruang ICU untuk melihat langsung kondisi korban kecelakaan di wahana tersebut. Satu persatu pasien di lihat kondisinya sembari memberikan semangat kepada pihak keluarga korban.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota didampingi Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Nanik Sukristina, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olah Raga serta Pariwisata Wiwiek Widyati dan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya Tomi Ardiyanto.

"Tidak ada korban jiwa, yang tiga tadi masih ada di IGD dan yang empat sudah ada di tempat rawat inap, sedangkan yang satu sudah persiapan untuk pulang karena mengalami luka ringan," kata Eri.

Eri Cahyadi juga menyampaikan kepada dokter yang menangani pasien untuk memantau dan memberikan perawatan secara maksimal agar segera pulih. Dia juga menyampaikan kepada pihak manajemen Kenjeran Park untuk bertanggung jawab memberikan bantuan pengobatan hingga kondisi pasien kembali pulih normal.

Mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu juga mengimbau agar pihak pengelola wisata Kenjeran Park untuk lebih waspada dan menjadikan hal ini sebagai pembelajaran. Dia juga menyampaikan, setiap investor yang memiliki tempat wahana wisata tentu harus memiliki izin, disamping itu juga harus diimbangi dengan perawatan berkala agar tidak terjadi lagi hal serupa di tempat wisata lain di Kota Surabaya.

Dalam pemeliharaan itu kan milik swasta, jadi kalau pemeliharaan ini dilakukan oleh investor dan harus menjamin layak fungsi wahananya, maka dari itu kita nanti lakukan evaluasi di tempat wahana atau wisata
lainnya," ujar dia.

Diketahui di dalam kejadian ini terdapat 16 korban yang di antaranya ada delapan orang dirawat di RSUD Dr Soetomo sedangkan delapan orang lainnya dirawat di RSUD Soewandhie. Sementara itu untuk pasien yang sudah dibolehkan pulang dari RSUD Dr Soetomo ada satu pasien dan empat orang pasien di RSUD Soewandhie juga sudah diperbolehkan pulang. (Ant/OL-15)

Baca Juga

MI/Benny B

Pemkot Sukabumi Komitmen Penuhi Indikator Kota Layak Anak

👤Benny Bastiandy 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 12:06 WIB
"Kami berharap verifikasi dokumen yang sebelumnya sudah diserahkan terdiri dari 24 indikator dan 5 kluster bisa berjalan dengan...
MI/Amiruddin Abdullah Reubee

USK dan Pemkab Aceh Selatan Kerja Sama Peta Risiko Bencana

👤Amiruddin Abdullah Reubee 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 09:16 WIB
"Dokumen Kajian Risiko Bencana (KRB) Banjir Aceh Selatan yang akan dibuat ini sepenuhnya untuk kepentingan pemerintah dan masyarakat...
MI/Seno

Penanganan Stunting Jadi Prioritas Pemprov Kalsel

👤Denny Susanto 🕔Sabtu 02 Juli 2022, 08:41 WIB
Berdasarkan data hasil Studi Status Gizi Indonesia pada 2021, prevalensi stunting di Kalsel mencapai 33,08% atau berada pada urutan 6...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya