Kamis 05 Mei 2022, 15:27 WIB

Warga Lamahelan Peroleh Air Bersih 

Fransiskus Gerardus | Nusantara
Warga Lamahelan Peroleh Air Bersih 

Metrotv/Fransiskus Gerardus
Bupati Flotim Antonius Hubertus Gege Hadjon bersama warga Desa Lamahelan menggelar acara seremonial menyambut air bersih masuk desa.

 

BERTAHUN-TAHUN lamanya, warga Desa Lamahelan, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak menikmati air bersih. Namun, berkat bantuan Air Bersih melalui alokasi dana Dak APBD ll dengan Anggaran sebesar 8,7 Miliar, akhirnya warga setempat kini bisa menikmati air bersih. Upacara seremonial adat penerimaan air pun dilaksanakan pada Kamis (5/5). Warga terlihat antusias 

Proyek pengerjaan air di Ile Boleng tidak hanya dilakukan sekali tapi sudah empat kali. Dari masa Bupati  Flores Timur yang sebelumnya hingga Bupati saat ini. 

Sura Madon, 50, warga Desa Lamahelan mengaku senang akan hadirnya air di desa mereka. 

Baca juga: Kondisi Flotim Kondusif Pascabentrok Antarkelompok Pemuda

"Senang sekali, pak. Senang sekali. Kami rasa gembira sampai menangis," ungkap Sura. 

Ibu rumah tangga Kewa Ola, 52, mengisahkan situasi yang mereka alami ketika warga tidak memiliki sumber air bersih. 

"Dulu, kami cari air dari batang pisang. Setelah itu, kami buat bak tampung air hujan. Saat hujan kami senang sekali. Soalnya, kami susah sekali air. Puluhan tahun kami tidak dapat air. Dulu pipa pernah masuk di sini. Tapi air tidak ada," bebernya terharu. 

Sementara itu, Agus Ola Lagan, 55, merasa lebih merdeka, soalnya air yang menjadi kendala kehidupan mereka saat ini sudah masuk ke Desa Lamahelan. 

"Sudah beberapa kali pipa masuk. Paling lama seminggu,  air keluar tapi putus. Kami di sini susah sekali. Paling sengsara air, pak. Pada 2021,  saya bell air dengan nominal uang Rp1 juta lebih dalam setahun. Itu air untuk minum dan mandi. Jadi harus irit-irit, ama. Sekarang saya senang sekali. Perasaan senang sekali. Macam merdeka sekali, pak," bebernya. 

Sementara itu, Kepala Desa Lamahelan Dominikus Daton Doni, 51, menyebut ini merupakan sebuah keberanian yang diambil oleh Bupati Anton Hadjon karena sudah empat kali gagal. Tapi, kali ini bisa tercapai. 

"Saya jujur Bupati Flotim berani karena sudah empat kali gagal. Ini keberhasilan Bupati dan Wakil Bupati sekarang," katanya saat Seremonial Adat Serah Terima Air Bersih Hokohorowura, Belan Tanah Pito, di Desa Lamahelan, Kecamatan Ile Boleng. 

Ia menyebut kapasitas air sekarang berada pada 1,6 liter kubik/detik. Sementara bak penampung air 50 kubik dibuat pada 2021 lalu. 

"Saya mungkin bisa lahirkan air mata yang bisa menjawabnya. Semoga air ini bisa menjangkau belasan desa di Kecamatan Ile Boleng ini," ujarnya sambil berkaca-kaca. 

Upacara seremonial penerimaan air bersih di Ile Boleng pun berlangsung semarak. Usai ritual adat, warga menyambut kedatangan air dengan tepuk tangan riuh. ( OL-1) 

Baca Juga

DOK MI

Sulteng Perketat Pengawasan Lalu Lintas Ternak

👤M Taufan SP Bustan 🕔Jumat 01 Juli 2022, 20:36 WIB
PEMPROV Sulawesi Tengah (Sulteng), terus mengawasi lalu lintas hewan ternak yang masuk ke provinsi itu agar terbebas dari Penyakit Mulut...
MI/BENNY BASTIANDY

Desa Pasawahan Sulap Potensi Danau jadi Tempat Wisata

👤Benny Bastiandy 🕔Jumat 01 Juli 2022, 20:35 WIB
Sebelumnya wisata alam Cigunung Tugu masuk sebagai salah satu rencana induk pembangunan pariwisata di Kabupaten...
Dok. Kemenkominfo

Kemenkominfo dan Siberkreasi Latih Calon Agen Literasi Digital di Banda Aceh

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 20:35 WIB
Indeks Literasi Digital Nasional Indonesia yang diselenggarakan oleh Kemenkominfo dan Katadata Insight Center pada 2021 disebutkan bahwa...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya