Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
RIBUAN warga Kabupaten Bandung,Jawa Barat, mendeklarasikan dukungan kepada Saan Mustopa agar menjadi Gubernur Jawa Barat 2024-2029.
Dukungan dari berbagai elemen warga yang tergabung dalam "Dulur Satia" ini dilakukan di salah satu hotel di kawasan Soreang, Senin (25/4).
Warga yang berasal dari 31 kecamatan di Kabupaten Bandung ini terdiri
dari berbagai unsur seperti seniman, petani, tokoh agama, komunitas dan
organisasi masyarakat, hingga kepala desa.
Saan adalah Ketua Partai NasDem Jawa Barat. Ia juga masih berkiprah sebagai anggota DPR RI.
Menurut penggagas deklarasi tersebut, Tia Fitriani, dukungan ini merupakan langkahnya dalam menyalurkan aspirasi warga yang menginginkan perhatian dari pemerintah provinsi.
"Selama ini kami menerima aspirasi, masukan tentang bagaimana peran
provinsi ke depan dalam membangun Kabupaten Bandung," ujarnya.
Berdasarkan masukan tersebut, kata dia, Saan Mustopa dinilai sebagai
figur yang layak untuk menjadi gubernur. Ini tidak terlepas dari rekam jejaknya selama ini sebagai politisi tingkat nasional, sehingga diyakini mampu membawa perbaikan.
"Kami sama-sama peduli, sehingga ini perjuangan kami," ujarnya.
Lebih lanjut Tia mengatakan pihaknya akan lebih mengenalkan sosok Saan
kepada masyarakat Kabupaten Bandung. Dengan jaringan yang ada, dia
optimistis anggota DPR RI itu akan meraih suara signifikan dalam
kontestasi pilgub mendatang.
"Kami semua ini dari 31 kecamatan, semua unsur ada. Semoga bisa
berkontribusi terhadap pemenangan Kang Saan," ujarnya.
Tia menambahkan pada kesempatan deklarasi, pihaknya juga memanfaatkannya untuk bersilaturahmi dengan elemen warga. "Di bulan yang baik ini, kami ingin bersilaturahmi, berbagi kebaikan," tandasnya. (N-2)
Mereka memiliki komitmen bersama dalam mendorong transformasi ekonomi daerah yang berbasis tata kelola yang baik dan prinsip keberlanjutan.
Melalui aplikasi Sapawarga, masyarakat dapat mengetahui informasi terkini perihal mudik di Jabar hingga jalur mudik yang aman
Gubernur Jabar Dedi Mulyadi beri pengecualian larangan motor bagi siswa di pelosok. Aturan resmi berlaku tahun ajaran 2026/2027 dengan syarat ketat. Cek rinciannya.
Apabila surat tersebut tidak ditanggapi dalam 21 hari kerja, maka pihaknya akan melanjutkan upaya hukum melalui gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved