Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN yang terus mengguyur Kota Bandung menyebabkan genangan di kantor layanan uji kir Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung yang berada di Jalan SOR GBLA Gedebage Kota Bandung. Hingga siang ini, masih terus dilakukan upaya penyedotan air.
"Layanan Kir Kota Bandung terganggu sejak Selasa (19/4) lalu. Hal ini diakibatkan air yang menggenang. Upaya penyedotan air kami lakukan sepanjang waktu, hanya saja terkendala pembuangan airnya," kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Seksi Sarana Dinas Perhubungan Kota Bandung Dede Agus Sumantri di Bandung, Kamis (21/4).
Selain pembuangan yang menjadi masalah, kendala lainnya adalah posisi gedung yang berada pada posisi terendah di daerah itu sehingga air sulit untuk surut. Banjir ini terjadi karena hujan yang terus menerus turun menyebabkan air dari sungai Cimencrang meluap, tentu menyulitkan dalam upaya penyusutan air.
"Kami terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik. Salah satunya dengan menambah waktu pelayanan uji kir sampai pukul 17.00 WIB, pada saat dibuka kembali nanti. Kita juga akan buka seluruh line pengujian, yang biasanya 3 line kita tambah menjadi 4 line, agar proses menjadi cepat," ungkapnya.
Baca juga: Polda Jateng OTT Dua Pejabat Uji KIR Rembang
Dengan adanya kejadian ini, Dishub meminta maaf karena pelayanan pengujian kir masih belum memungkinkan untuk dibuka. Pihaknya berharap semoga kondisi seperti ini akan selesai secepatnya, sehingga pelayanan bisa normal kembali.
Hal senada juga dikatakan Sekretaris Dishub Kota Bandung Agung Purnomo, layanan uji KIR sejak dua hari terkahir dihentikan karena selain air yang mengenangi kantor, akses jalan menuju kantor juga belum surut. Untuk masuk ke kantor, dirinya mencoba menggunakan mobil, namun ketinggian air masih sampai setengah ban, untuk mobil kecil dan sepeda motor malah tidak bisa masuk.
"Sedangkan untuk personel administrasi dan sekretariat dipindahkan sementara ke Leuwipanjang. Dalam menghadapi libur Lebaran ini setidaknya setiap hari ada 250 sampai 300 kendaraan yang melakukan uji KIR, tapi terpaksa selama dua hari ini pelayanan terhenti," tuturnya.
Agung memastikan, untuk kendaraan yang habis masa uji KIR pada 19-20 April 2022 tidak akan dikenai denda.
"Ini kejadian alam, jadi kalau besok mereka datang untuk uji KIR maka tidak akan dikenai denda. Dishub pun akan menambah hari layanan uji KIR pada Sabtu dan Minggu. Untuk operasional pada Senin-Jumat mulai pukul 08.00-15.00 WIB serta Sabtu-Minggu pukul 08.00-15.39 WIB," pungkasnya.(OL-5)
Upaya ini mencakup manajemen rekayasa lalu lintas (lalin), perbaikan penerangan jalan umum (PJU), hingga penataan sarana parkir bagi pengunjung.
Sepanjang 2025, Dishub mencatat ribuan titik PJU dan lampu penerangan jalan (PJL) telah diperbaiki dan dibangun
Bahkan pada saat pengecekan, petugas mendapati bus yang menggunakan ban vulkanisir dan tidak dilengkapi dokumen kendaraan lengkap.
Kelayakan armada bus yang digunakan pemudik tahun ini harus sudah lolos uji dari Dinas Perhubungan dan dalam kondisi siap pakai.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan pihaknya melakukan rekayasa lalu lintas sekitar kawasan Monas.
Karakter pelanggan Transjakarta (TJ) itu berbeda dengan karakter pelanggan MRT, dari aspek ekonomi, tarif, maupun pola perjalanan.
Di Kota Bandung, sejumlah masjid besar menjadi rekomendasi bagi masyarakat yang ingin berdiam diri di rumah ibadah untuk beribadah dengan suasana yang nyaman, aman dan kondusif.
favehotel Hyper Square Bandung menawarkan pengalaman menginap nyaman saat Lebaran dengan fasilitas modern, lokasi strategis, dan sajian kuliner di Lime Coffee Shop.
Meski antrean terlihat panjang, suasana terlihat tertib. Warga datang sesuai jadwal yang sudah mereka “rebutkan” sebelumnya melalui aplikasi PINTAR milik Bank Indonesia (BI).
de Braga by ARTOTEL menghadirkan program buka puasa “A Wishful Ramadan” dengan konsep all you can eat menu Nusantara di suasana heritage Jalan Braga, Bandung.
Program Bazar Murah dijadwalkan berlangsung mulai 2 hingga 6 Maret 2026 dan menyasar 15 kecamatan di Kota Bandung.
Kunjungan ini menjadi upaya memperkuat gerakan pilah sampah dari rumah sekaligus mendorong replikasi pengelolaan berbasis komunitas di tingkat RW.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved