Kamis 21 April 2022, 14:44 WIB

Rayakan Hari Kartini, Guru di Kupang Berpakaian Adat

Palce Amalo | Nusantara
Rayakan Hari Kartini, Guru di Kupang Berpakaian Adat

MI/Palce Amalo
Seorang guru mengenakan pakaian adat berada di tengah siswa SD Katolik Santa Maria Assumpta, Kota Kupang, NTT

 

GURU di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, mengenakan pakaian ada sebagai simbol memperingati Hari Kartini 21 April. Di SD Katolik Maria Assumpta, seluruh guru terlibat mengenakan pakaian adat dari daerah asal masing-masing, sedangkan siswa tetap mengenakan pakaian seragam dan rompi bermotif tenun ikat.

Perayaan Hari Kartini di sekolah tersebut hanya diisi dengan upacara bendera yang dipimpin Kepala SD Katolik Maria Assumpta Suster Elisabet Jenewat. Sedangkan pengibar bendera berasal dari guru juga mengenakan pakaian adat.

Dalam sambutannya, suster Elisabet mengajak para siswa dan guru mensyukuri perjuangan RA Kartini ratusan tahun lalu.

"Kalau tidak ada Kartini, mungkin perempuan kita tidak ada di sekolah ini," katanya.

Baca juga:  Iriana Sebut Hari Kartini Sebagai Era Kebangkitan Perempuan Melawan Pandemi

RA Kartini memperjuangakan kesetaraan hak antara perempuan dan laki-laki.

"Ini satu hal yang patut kita syukuri, Tuhan mendengar jeritan kaum perempuan," tambahnya.

Untuk itu, lanjutnya, siswa harus belajar dengan tekun dan berjuang sampai meraih cita-cita masing-masing. Derajat perempuan harus sama dengan laki-laki dan tidak boleh dilecehkan.

"Perempuan punya harga diri dan tidak boleh dilecehkan," ujarnya.

Di Kantor Kelurahan Liliba, Kecamatan Oebobo, mulai dari lurah sampai pegawai juga terlihat mengenakan pakaian adat.(OL-5)

Baca Juga

MI/Humas Pemkot Ternate

Berbeda dengan Kementrian Agama, Pemkot Ternate Tetapkan Salat Iduladha pada 9 Juli

👤Hijrah Ibrahim 🕔Selasa 05 Juli 2022, 10:31 WIB
"Kami memutuskan pelaksanaan Salat Iduladha jatuh pada Sabtu (9/7) karena umat muslim di Kota Ternate meyakini 10 Zulhijjah jatuh pada...
MI/John Lewar

Sandiaga Sebut Harga Tiket Masuk Pulau Komodo Rp3,7 Juta Masih Dibahas

👤Insi Nantika Jelita 🕔Selasa 05 Juli 2022, 07:56 WIB
Selain mengutamakan nilai-nilai konservasi dan keberlanjutan lingkungan, wacana itu juga mempertimbangkan beban sementara atau carrying...
MI/Lilik Darmaswan

Cuaca Buruk, Ratusan Nelayan di Aceh Barat tidak Melaut

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 05 Juli 2022, 06:00 WIB
Dampak tingginya gelombang laut juga menyebabkan nelayan tidak berani beraktivitas di laut, karena ketinggian gelombang yang mencapai empat...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya