Kamis 31 Maret 2022, 09:52 WIB

TPID Sumsel Pastikan Bahan Pokok Aman Selama Ramadan

Dwi Apriani | Nusantara
TPID Sumsel Pastikan Bahan Pokok Aman Selama Ramadan

MI/Dwi Apriani
Wagub Sumsel Mawardi Yahya.

 

TIM Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) melakukan sejumlah upaya dalam menekan laju inflasi, menjelang bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1443 Hijriah.

"Saat ini kita semua bersama tim TPID Sumsel berupaya menjaga ketersedian komoditas menjelang bulan puasa dan Idul Fitri. Saya minta agar masyarakat tetap bijak dan tidak melakukan penimbunan-penimbunan bahan pokok karena kita akan terus menjamin ketersedian bahan pokok selama bulan puasa sampai lebaran nanti," kata Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya, Kamis (31/3)

Mawardi menghimbau masyarakat untuk tidak panic buying atau membeli secara berlebihan karena  khawatir kekurangan bahan pokok di pasaran. Sebab stok komoditas pangan Sumsel aman.

Ia berharap masyarakat Sumsel dapat memenuhi kebutuhan sehari hari melalui Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) di rumah untuk memenuhi bahan pokok secara mandiri bagi keluarga.

"Yang kedua ini saya berharap agar masyarakat dapat menanam sendiri bahan pokok seperti cabai, bumbu dapur yang lainnya tidak lain tidak bukan ini untuk memenuhi dan kebutuhan bahan pokok di rumah tangga," ucapnya.

Ia mengatakan, pertengahan bulan puasa nanti Pemprov Sumsel dan TP PKK Sumsel akan menggelar pasar murah untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga yang lebih murah.

"Nanti juga Pemprov Sumsel dan TP PKK Sumsel akan mengadakan pasar murah agar nantinya masyarakat bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga yang agak lebih murah," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumsel,  Erwin Soeriadimadja menyebutkan meskipun beberapa komoditas mengalami kenaikan menjelang bulan Ramadan, namun hal tersebut dapat diatasi oleh TPID Sumsel.

"Harus tetap kita antisipasi terhadap kenaikan dibeberapa komoditi, namun hal tersebut masih bisa terakomodir dan diatasi bersama oleh TPID di seluruh Kabupaten dan Kota di Sumsel," kata Erwin.

Ia juga mengajak seluruh stakeholder di Sumsel bersinergi mengendalikan inflasi dan menjaga stok bahan pokok selama Ramadhan dan Idul Fitri agar tetap aman.

"Dikarenakan permintaan yang meningkat saat bulan ramadhan dan idul fitri ini, kita perlu bersinergi lebih kuat lagi kepada seluruh stakeholder di Sumsel untuk menjaga laju inflasi tetap stabil dan ketersediaan bahan pokok selama hari besar keagamaan," ucapnya.

Ia menjelaskan bahwa inflasi di Sumsel terkendali dilihat dari data Bank Indonesia Perwakilan Sumsel, -0,01 persen (mtm), 0,92 persen (ytd), 2,41 persen (yoy) dan menyebutkan pertumbuhan ekonomi di Sumsel Stabil.

"Dari angka tersebut dapat kita lihat pertumbuhan ekonomi di Sumsel mengalami kestabilan," ujarnya.

Erwin Soeriadimadja mendukung Gerakan Sumsel Mandiri Pangan diterapkan setiap keluarga, karena menurutnya hal tersebut dapat menekan inflasi di Sumsel.

"Saya juga sangat mendukung gerakan yang digagas Pak Gubernur yakni Sumsel Mandiri Pangan, karena hal tersebut dapat mempengaruhi laju inflasi di Sumsel," ungkapnya.

Ia juga menyebutkan Pemprov Sumsel, TPID, dan seluruh stakeholder yang terlibat masih fokus dalam pengendalian stok minyak goreng di Sumsel memastikan stoknya aman.

"Masih menjadi fokus kita semua mengenai permasalahan minyak goreng, dan saat ini juga stoknya masih aman," pungkasnya. (OL-13)

baca juga: DPD Ingatkan agar Kepala Desa Tidak Langgar Konstitusi, Ada Sanksinya

 

Baca Juga

ANTARA/Feny Selly

Gubernur Sumsel Cemaskan Nasib Piala Dunia U-20

👤Dwi Apriani 🕔Senin 03 Oktober 2022, 21:31 WIB
Indonesia sudah lama ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 yang akan diselengarakan di enam kota di Indonesia pada Juni 2023...
dok.Humas Pemprov Jateng

Jokowi Bertemu Ganjar di Tengah Deklarasi Anies Capres Nasdem

👤Haryanto 🕔Senin 03 Oktober 2022, 21:24 WIB
PRESIDEN Jokowi menemui Gubernur Jateng Ganjar Pranowo di tengah momentum deklarasi Partai NasDem yang mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies...
dok.ist

LMHKN ke KPK Pertanyakan Laporan Dugaan Korupsi Bupati Biak Numfor Rp2,2 T

👤mediaindonesia.com 🕔Senin 03 Oktober 2022, 21:19 WIB
LEMBAGA Monitoring Hukum dan Keuangan Negara (LMHKN) Kabupaten Biak Numfor, mendatangi gedung KPK, Senin (3/10), menanyakan laporannya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya