Headline
Pesan Presiden ialah efisiensi dimulai dari level atas.
Kumpulan Berita DPR RI
BANJIR yang terjadi di Banyumas, Jawa Tengah (Jateng), berdampak pada 17 ribu jiwa lebih atau 5.437 keluarga. Hingga Selasa (22/3), banjir berangsur-angsur surut, tetapi masih ada 844 pengungsi yang bertahan di posko-posko pengungsian.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan dari evaluasi yang dilakukan petugas di lapangan, masih ada beberapa kekurangan di antaranya personel, logistik dan peralatan. Berdasarkan data dari lokasi banjir, personel yang dibutuhkan terutama pendamping psikososial.
Dari sisi logsitik yaitu kebutuhan pokok, popok bayi dan lansia, serta peralatan kebersihan. "Secara umum, sebetulnya banjir sudah mulai surut. Namun masih ada sejumlah titik yang banjir. Pemkab terus berusaha untuk memenuhi kebutuhan warga yang terdampak, terutama mereka yang masih berada di posko pengungsian. Saat ini, ada 844 jiwa yang masih mengungsi," kata Bupati.
Menurutnya, banjir terjadi di Kecamatan Tambak, Sumpiuh, Kemranjen, dan Wangon. Dari keempat kecamatan yang paling parah yakni Tambak dan Sumpiuh, karena sampai sekarang masih ada pengungsi.
Baca juga: KUA Banjarsari Diberi Tahu Rencana Pernikahan Adik Jokowi
"Secara total, ada 5.437 keluarga yang terdampak atau lebih dari 17 ribu jiwa. Mudah-mudahan banjir segera surut, sehingga warga dapat kembali ke rumah masing-masing," kata Bupati. (OL-14)
BMKG memprediksi musim kemarau 2026 di Jawa Tengah akan lebih kering (di bawah normal). Cek jadwal awal kemarau dan puncak kekeringan di wilayah Anda.
Dishub Jateng membuka posko mudik terpadu yang memantau arus mudik dan balik Lebaran 2026 melalui CCTV 24 jam di titik rawan macet.
BSKDN Kemendagri mengajak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah (Jateng) untuk memperkuat inovasi daerah melalui penyusunan policy brief
Capaian ini sekaligus mencatatkan Jawa Tengah sebagai daerah dengan serapan tenaga kerja tertinggi kedua di Pulau Jawa,
Kesenjangan akses medis antara kota dan desa harus segera diakhiri melalui jemput bola pelayanan.
Strategi penanganan dilakukan melalui skema peningkatan hingga rehabilitasi rutin untuk menjaga konektivitas antarwilayah.
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved