Jumat 18 Maret 2022, 15:55 WIB

Holding Perkebunan Nusantara Luncurkan ITSI di Medan

mediaindonesia.com | Nusantara
Holding Perkebunan Nusantara Luncurkan ITSI di Medan

dok PTPN
Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara Mohammad Abdul Ghani saat peresmian ITSI di Medan, JUmat (18/3)

 

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berkomitmen dalam pengembangan sumber daya manusia,  khususnya di bidang kelapa sawit.  Hal ini dibuktikan melalui Peluncuran Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) di Medan, Sumatera Utara, pada Jum’at (18/3). Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi, bersama Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara Mohammad Abdul Ghani menekan tombol tanda peluncuran, yang sekaligus menandakan bahwa ITSI telah resmi berdiri.

ITSI dikelola oleh PT LPP Agro Nusantara, anak usaha Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang bergerak di bidang pengembangan sumber daya manusia (SDM).  ITSI saat ini memiliki 6 program studi, yaitu Program Sarjana (S1) Agribisnis, Proteksi Tanaman, Sistem dan Teknologi Informasi, Teknik Kimia, Budidaya Perkebunan, dan Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan.

Awalnya ITSI bernama Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP). Proses transformasi tersebut berlangsung pada tahun 2021, sesuai Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 558/E/O/2021 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Agrobisnis Perkebunan (STIPAP) menjadi Institut Teknologi Sawit Indonesia (ITSI) di Kota Medan, Provinsi Sumatra Utara.

Direktur Utama Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero), Mohammad Abdul Ghani dalam keterangan tertulisnya menyatakan, “salah satu upaya pengembangan SDM untuk berkiprah di lingkup perkebunan kelapa sawit melalui Perguruan Tinggi di bawah naungan Holding Perkebunan Nusantara. ITSI merancang dan melaksanakan proses pembelajaran yang inovatif agar mahasiswa dapat meraih capaian pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan industri kelapa sawit.  "Adanya ITSI membuat SDM perkebunan Indonesia menjadi lebih kompetitif.  Sumatera adalah center of power perkebunan Indonesia sehingga pendirian ITSI di Sumatera Utara merupakan keputusan yang tepat.” 

Dalam Peluncuran ITSI ini, turut terselenggara Seminar, Lokakarya Nasional, Pelatihan Petani, Pameran (Expo), dan Penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) dengan beberapa instansi. Rangkaian acara tersebut berlangsung pada Kamis hingga Jum’at (10-11/3)  di Kampus ITSI, Jl. Willem Iskandar, Komplek LPP Agro Nusantara Medan.

“Capaian pembelajaran di ITSI harus sejalan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari Kemendikbud Ristek. Kampus Merdeka merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif. MBKM sejalan dengan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi”, ujar Rektor ITSI, Aries Sukariawan.

Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) berharap agar ITSI mampu menjalankan fungsi sebagai pusat pendidikan, riset, dan inovasi kelapa sawit unggulan di Indonesia. Sehingga akselerasi pembangunan industri kelapa sawit dari hulu ke hilir semakin pesat dan mampu membangun ketahanan pangan nasional serta mewujudkan ekonomi berkelanjutan.

“Perguruan Tinggi sepantasnya melahirkan dan menciptakan civitas akademika yang terpelajar, memiliki semangat, pemikiran yang kreatif, mandiri, dan inovatif agar dapat membangun bangsa di berbagai sektor khususnya sektor perkebunan kelapa sawit.”, pungkas Abdul Ghani.(RO/M-4)

 

###

 

Baca Juga

DOK MI

OKI Jadi Pilot Proyek Cegah Kebakaran Lahan Gambut Dengan Pendekatan Klaster

👤Dwi Apriani 🕔Jumat 01 Juli 2022, 18:42 WIB
KABUPATEN Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatra Selatan, bersama Kabupaten Pelalawan, Riau, dan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah...
Dok. Ini Vie Hospitality

Kecapi Villa Tawarkan Kamar dengan Kolam Renang Privat dan Dekat Objek Wisata

👤Mediaindonesia.com 🕔Jumat 01 Juli 2022, 18:28 WIB
Kecapi Villa juga dekat dengan beberapa Pantai terkenal dan hanya membutuhkan waktu 7 menit berjalan menuju pantai...
MI/Djoko Sardjono

Masuk 50 Besar Desa Wisata Terbaik, Impian Pengrajin Batik Ecoprint di Klaten Terwujud

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 01 Juli 2022, 18:05 WIB
MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Salahuddin Uno, mengunjungi  Desa Wisata Bugisan, Prambanan, Klaten,...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya