Senin 28 Februari 2022, 18:17 WIB

Binda Kalteng Optimis Capai Target 691.000 Dosis di 2022

mediaindonesia.com | Nusantara
Binda Kalteng Optimis Capai Target 691.000 Dosis di 2022

dok.humas
Binda Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menggenjot vaksinasi COVID-19 untuk membidik target 691.000 dosis di tahun ini.

 

BADAN Intelijen Negara Daerah (Binda) Kalimantan Tengah (Kalteng) terus menggenjot vaksinasi COVID-19 untuk membidik target 691.000 dosis di tahun ini. Hal tersebut sebagai langkah mendorong Indonesia keluar dari situasi pandemi.

Kabinda Kalteng, Brigjen TNI Sinyo mengatakan, upaya vaksinasi tersebut guna mencapai kekebalan komunal atau herd immunity bagi masyarakat dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Sebab, kesehatan masyarakat merupakan prioritas pemerintah dalam penanganan Covid-19 di Indonesia.

"Karena itu, BIN sebagai salah satu institusi yang mendapatkan tanggung jawab dalam pelaksanaan vaksinasi," tutur Sinyo, dalam keterangannya, Minggu (27/2/2022).

"Kami terus berupaya agar distribusi dan proses vaksinasi ini bisa dilakukan kepada seluruh warga masyarakat segera dan merata,” tambahnya.

Sinyo merinci, sejak pertengahan 2021, Binda Kalteng mulai akselerasi vaksinasi kepada anak-anak usia 6-11 tahun hingga lanjut usia (lansia).

Pada 2022, Binda Kalteng menargetkan vaksinasi 691.000 dosis atau 60 ribu dosis per bulan. Sinyo pun optimis dapat mencapai target bahkan melampauinya.

“Hingga kemarin (26/2), realisasi vaksinasi bulan Februari 2022 yang sudah kami lakukan telah mencapai 55.493 orang atau 79,27 persen dari target bulan Februari,” ungkapnya.

"Sedangkan akumulasi realisasi vaksinasi oleh Binda Kalteng mencapai 86.795 orang atau 10,97 persen dari 691 ribu dosis target tahun 2022," imbuhnya.

Selain itu, Sinyo turut mengajak masyarakat untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat, selaras dengan partisipasi vaksinasi yang dilakukan.

Dengan demikian, masyarakat dapat beradaptasi di tengah pandemi COVID-19 dengan kebiasaan baru yang lebih sehat, lebih bersih, dan lebih taat.

“Selain vaksinasi untuk mencegah penularan dan fatalitas risiko atau akibat tertular, peran masyarakat untuk dapat memutus mata rantai penularan COVID-19 (risiko tertular dan menularkan) harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan,” kata Sinyo. (OL-13)

Baca Juga: Ganjar Cukur Gundul : Wujud Empati dan Solidaritas Anak Penyintas Kanker

Baca Juga

Dok. Pemprov Jateng

Didukung Ganjar, Kontingen Esports Jawa Tengah Yakin Juara Fornas IV Palembang

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 04 Juli 2022, 15:39 WIB
Ganjar mengatakan, selain keseriusan pemerintah maupun pihak ketiga sebagai pengembang, dibutuhkan kaderisasi dari para atlet esports itu...
MI/Apul Iskandar

Warga Pematangsiantar Keberatan Penagihan PBB Kedaluwarsa

👤Apul Iskandar 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:57 WIB
Padahal menurutnya perda tersebut mengatur PBB yang sudah lebih dari 5 tahun tidak dapat lagi ditagih karena sudah kedaluwarsa apalagi...
MGN/Bambang Yulianto

3 Hektare Padi Siap Panen Rusak Terserang Hama Wereng

👤Bambang Yulianto (MGN), Yuchri Prabudi (SB) 🕔Senin 04 Juli 2022, 13:49 WIB
SELUAS tiga hektare tanaman padi di Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, yang siap panen rusak terserang...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya