Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMKAB Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) bersama distributor menggelontor minyak goreng ke pasar-pasar. Dalam tiga hari mendatang, ada 25 ribu liter minyak goreng yang disuplai ke para pedagang. Harapannya, para pedagang akan menjual dengan harga Rp14 ribu per liter.
Bupati Banyumas Achmad Husein mengatakan OP minyak goreng dilaksanakan untuk mempermudah masyarakat mendapatkan minyak goreng. ''Mulai hari ini sampai Jumat (25/2) akan diadakan OP di pasar-pasar yang telah ditunjuk. Harga kepada konsumen Rp14 ribu per liter,'' jelas Bupati pada Rabu (23/2).
Berdasarkan jadwal OP, pada Rabu dilaksanakan OP di tiga pasar, yakni di Pasar Wage sebanyak 3.600 liter, Pasar Larangan 2.400 liter dan Pasar Sokaraja 3.600 liter. Di pasar setempat, konsumen tidak bisa langsung membeli, tetapi melalui pedagang. Para pedagang dijatah sebanyak 4-5 karton atau 24 hingga 30 kemasan per 2 liter. Jadi setiap pedagang hanya mendapatkan jatah antara 24-30 kemasan minyak goreng merek Sania.
Kemudian pada Kamis (24/2/2022) pendistribusiannya dilaksanakan di Pasar Ajibarang 3.600 Liter, Pasar Wangon 3.600 Liter, dan Pasar Jatilawang 2.400 Liter. Bagi masyarakat Ajbarang, Jatilawang dan Wangon, siap-siap saja untuk dapat membeli minyak goreng murah. Dan Jumat OP di Pasar Banyumas 2.400 Liter, Pasar Sumpiuh 1.800 Liter, dan Pasar Tambak 1.800 Liter.
Bupati mengatakan kemungkinan OP tidak hanya dilaksanakan selama tiga hari saja, melainkan akan terus berlangsung. ''Pemkab akan berusaha untuk mendapatkan suplai minyak goreng untuk masyarakat,'' katanya.
Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Banyumas Titik Puji Astuti mengatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para distributor guna memastikan ketersediaan minyak goreng di pasaran. ''Kami berkoordinasi dengan distributor yang ada sehingga bisa setiap harinya kita bisa meluncurkan baik nanti ke pasar atau ke kecamatan, sesuai dengan arahan pak Bupati,'' ujarnya. (LD/OL-10)
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik sebesar Rp7.000 per gram, pada Kamis (18/7) pagi. Saat ini, harganya menyentuh Rp1.427.000 per gram.
Pemerintah dinilai gagal membangun tata produksi industri minyak kelapa sawit. Padahal, menurutnya Indonesia adalah negara penghasil CPO terbesar di dunia.
Saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang mendiskusikan tentang penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan Minyakita.
Permasalahan di sisi distribusi diduga yang mendorong pemerintah berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan seusai Lebaran 2024.
MINYAK goreng kemasan hingga curah di Pasar Tradisional, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) kembali mengalami kenaikan harga, Kamis (29/2/2024).
Harga minyak goreng kemasan Tropical di pasar tradisional Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), tembus Rp37 ribu per 2 kilogram. Selain mahal, stok minyak itu langka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved