Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI pertama digelarnya pasar murah minyak goreng untuk Kecamatan Pariaman Tengah di terminal lama depan Pasar Rakyat Pariaman, Kota Pariaman, kemarin, berlangsung begitu cepat karena cepat ludesnya minyak goreng.
Sebanyak 4.000 liter minyak yang disediakan oleh Produsen Minyak Goreng PT. Wira Inno Mas (Musim Mas Group), yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pariaman, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kota Pariaman, habis terjual pada pukul 10.45 WIB.
Melihat antusias masyarakat dalam membeli minyak goreng murah tersebut, Wali Kota Pariaman Genius Umar sangat bersyukur sekali. Karena kegiatan ini banyak sedikitnya sudah bisa membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka akan minyak goreng.
''Selain bisa menghemat uang masyarakat khususnya masyarakat kurang mampu, kegiatan ini juga dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat Kota Pariaman dalam memenuhi kebutuhan mereka sehari-hari akan minyak goreng ini, sekaligus bisa menjaga kestabilan harga dalam upaya menekan angka inflasi," sebut Genius Umar, Rabu (26/1).
Genius Umar menjelaskan, karena jumlah penduduk Kecamatan Pariaman Tengah lebih banyak dari tiga kecamatan lainnya, maka untuk pembagian minyak goreng yang disediakan berbeda juga. Untuk Kecamatan Pariaman Tengah disediakan 4.000 liter minyak goreng, dan tiga kecamatan lainnya masing-masing disediakan 2.000 liter.
Sementara itu Kadis Perindagkop dan UKM Kota Pariaman Alyendra mengungkapkan, Pelaksanaan Operasi Pasar Murah Minyak Goreng ini, akan digelar selama empat hari, di empat lokasi yang berbeda. Yakni di Kecamatan Pariaman Tengah, di Balai Naras Kecamatan Pariaman Utara.
Rabu (26/1) untuk Kecamatan Pariaman Selatan, yang berlokasi di halaman Kantor Camat Pariaman Selatan, dan Kamis (27/1) untuk Kecamatan Pariaman Timur berlokasi di halaman Kantor Camat Pariaman Timur.
Kegiatan Pasar Murah ini merupakan pelaksanaan dari program pemerintah dalam menyediakan minyak goreng murah bagi masyarakat dengan harga Rp14.000 per liter. Dan kegiatan ini juga merupakan tindak lanjut dari perintah Presiden Joko Widodo kepada Kementerian Perdagangan.
Hingga saat ini harga minyak goreng per liter di sejumlah pasar di Kota Pariaman masih mencapai Rp19.000 hingga Rp21.000 per liter. Alyendra berharap, meski tidak serta merta menekan harga, keberadaan operasi pasar murah minyak goreng ini dapat menjadi salah satu upaya pemerintah dan perusahaan dalam membantu masyarakat.
Selain itu Gunawan Ginting, Section Head General Affair PT. Wira Inno Mas (Musim Mas Group) yang diwakili oleh Raja sebagai kordinator pelaksana di lapangan menyampaikan, bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dan bentuk koordinasi yang baik antara pemerintah Kota Pariaman dengan dunia usaha seperti PT. Wira Inno Mas (Musim Mas Group).
Beliau mengatakan sampai akhir Januari 2022 target PT. Wira Inno Mas (Musim Mas Grup) adalah menyalurkan minyak goreng kemasan sederhana dengan total 83.207 liter di Provinsi Sumatra Barat, dan secara keseluruhan target untuk Musim Mas Grup di seluruh Indonesia adalah menyalurkan sebanyak 1.006.808 liter sampai akhir Januari 2022. (YH/OL-10)
Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik sebesar Rp7.000 per gram, pada Kamis (18/7) pagi. Saat ini, harganya menyentuh Rp1.427.000 per gram.
Pemerintah dinilai gagal membangun tata produksi industri minyak kelapa sawit. Padahal, menurutnya Indonesia adalah negara penghasil CPO terbesar di dunia.
Saat ini Kementerian Perdagangan (Kemendag) sedang mendiskusikan tentang penyesuaian Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan Minyakita.
Permasalahan di sisi distribusi diduga yang mendorong pemerintah berencana menaikan Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan seusai Lebaran 2024.
MINYAK goreng kemasan hingga curah di Pasar Tradisional, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar) kembali mengalami kenaikan harga, Kamis (29/2/2024).
Harga minyak goreng kemasan Tropical di pasar tradisional Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), tembus Rp37 ribu per 2 kilogram. Selain mahal, stok minyak itu langka.
Komoditasnya antara lain beras premium Pamanukan, beras premium Anak Daro Rp16.350 per kg, minyak goreng MinyaKita kemasan botol Rp18.000 per liter, serta gula Rosebrand.
Dari hasil pemantauan di pasar, harga masih relatif stabil dan terjangkau
Sejumlah komoditas sempat mengalami kenaikan harga, salah satunya cabai rawit merah yang sebelumnya menembus kisaran Rp80 ribu per kilogram.
Bulan ini diprediksi terdapat panen cabai merah sekitar 14.496 ton yang tersebar di Sukabumi, Cianjur, Bandung, Garut, Tasikmalaya, Majalengka, dan Bandung Barat.
Pemerintah Kota Banda Aceh bersama PT Pertamina (Persero) menggelar operasi pasar gas bersubsidi dengan menyediakan 2.000 tabung.
Pemprov Kalteng menggelar pasar murah di seluruh kabupaten dan kota sebagai upaya stabilisasi pasokan dan harga pangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved