Headline

Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.

117 Ribu Siswa SD di Cianjur Jadi Sasaran Prioritas Vaksinasi Covid-19

Benny Bastiandy
05/1/2022 17:48
117 Ribu Siswa SD di Cianjur Jadi Sasaran Prioritas Vaksinasi Covid-19
Ilustrasi(DOK MI)

VAKSINASI covid-19 dengan sasaran anak usia 6-12 tahun di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, terlebih dulu akan diprioritaskan bagi pelajar kelas 4-6 sekolah dasar. Sesuai rencana, kick off pelaksanaan pemberian vaksin covid-19 diagendakan pada 10 Januari 2022.

Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cianjur, Yajid Ahmad, mengatakan persiapan awal yang dilakukan saat ini berkaitan dengan data jumlah siswa. Data sementara, jumlah siswa kelas 4-6 sekolah dasar di Kabupaten Cianjur tercatat lebih kurang 117 ribu orang.

"Terkait rencana vaksin untuk anak usia SD, kita masih menunggu informasi selanjutnya dari pemda (pemerintah daerah). Hanya dari sekarang kami sedang mempersiapkan data siswa. Skala prioritas untuk kelas 4, 5, dan 6 terlebih dulu. Data pada kami ada sekitar 117 ribu siswa kelas 4-6 SD di Kabupaten Cianjur," kata Yajid, Rabu (5/1).

Sepengetahuannya, ucap Yajid, pelaksanaan vaksinasi covid-19 bagi anak usia 6-12 tahun pada 10 Januari 2022 merupakan awal. Artinya, pelaksanaannya dilakukan secara seremonial. Selanjutnya dilakukan secara bertahap.

"Untuk tempatnya ada dua alternatif antara di SDN Ibu Jenab 1 atau di SDN Ibu Jenab 2. Tentu pemilihan lokasinya mempertimbangkan berbagai hal. Kami masih menunggu informasi dan komando dari pimpinan," terangnya.

Secara teknis, sebut Yajid, pelaksanaan vaksinasi covid-19 yang lebih mengetahuinya ada di Dinas Kesehatan sebagai leading sector. Namun kemungkinan ke depan pelaksanaan vaksinasi akan dilakukan jemput bola dengan cara membuka layanan di setiap sekolah. "Kalau untuk kalangan guru, alhamdulillah di Kabupaten Cianjur hampir semuanya sudah mendapatkan vaksin," tuturnya.

Yajid menuturkan bertepatan 10 Januari 2022, saat itu pelajar SD pas masuk sekolah setelah libur akhir semester. Jadi, secara teknis kemungkinan cukup kecil vaksinasi dilakukan secara serentak.

"Tentu akan ada sosialisasi dulu pas nanti masuk sekolah karena sebelumnya kan siswa SD sedang libur. Kalau untuk seremonialnya mungkin masih bisa," sebutnya.

Di Kabupaten Cianjur, jumlah siswa SD terdata sebanyak 245.236 orang. Berarti, kata Yajid, lebih dari separuh siswa SD yang belum diprioritaskan mendapatkan vaksin merupakan kelas 1-3. "Jadi yang prioritas mendapat vaksin siswa kelas 4-6 SD itu jumlahnya hampir separuh total siswa SD di Kabupaten Cianjur," pungkasnya. (OL-15)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Widhoroso
Berita Lainnya