Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
TIDAK tercapainya realisasi pendapatan asli daerah (PAD) pada APBD Gianyar, menyebabkan bantuan ternak kepada warga tidak mampu atau kelompok tani terhenti. Hal serupa juga terjadi di tahun sebelumnya tahun 2020 sehingga tahun 2021 Pemkab Gianyar tidak menggelontor bantuan ternak.
Kabid Peternakan Dinas Pertanian dan Peternakan Gianyar, Ngakan Putu Readi, Rabu (5/1/2022) menjelaskan, di tahun 2022 tidak ada bantuan ternaik, baik kepada kelompok atau perorangan yang dananya bersumber dari APBD.
"Kami masih menunggu, apakah dari pusat akan turun bantuan ternak, biasanya bibit sapi," jelas Ngakan Readi. Dia mengklaim, bantuan yang telah diberikan sebelumnya sudah menampakkan hasil. Sebagai andalan ternak di Gianyar adalah ternak babi, sapi dan ayam.
Dijelaskannya, untuk populasi sapi di akhir tahun 2021 mengalami peningkatan sekitar 3% dari tahun sebelumnya. Tahun 2019 lalu populasi sapi sebanyak 47.200 ekor dan meningkat menjadi 49.100 di tahun 2020. Sedangkan di tahun 2021 jumlahnya mencapai 50.000 ekor lebih dan tiap tahun jumlahnya meningkat. Dua kecamatan sebagai lumbung sapi terbanyak adalah Kecamatan Payangan dan Tegalalang.
Sedangkan untuk ternak babi, di tahun 2020 lalu terjadi penurunan populasi karena adanya suspek ASF (African Swine Flu) atau Flu Babi yang membuat banyak babi mati. Penurunan yang terjadi pun cukup signifikan. Di tahun 2019 populasi ternak babi mencapai 138.764 ekor.
"Tahun 2020 menurun drastis karena adanya susfek ASF yaitu sebanyak 83.310. Di Tahun 2021 lalu mengalami peningkatan sekitar 11% jumlahnya melebihi 91.000 ekor," ujarnya. (OL-13)
Baca Juga: Penerimaan Pajak KPP Pratama Gianyar 2021 Lampaui Target
Capaian ini sejalan dengan meningkatnya jumlah kunjungan wisatawan ke Kabupaten Samosir dari tahun ke tahun.
Pemprov Bengkulu meneken MoU pemanfaatan potensi pertanahan untuk pengembangan daerah. Identifikasi awal lahan eks-hak diperkirakan 20 ribu hektare.
Setelah stagnan selama lima tahun, target tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp 4 miliar, turun dari target 2025 yang mencapai Rp4.637.073.350.
Adapun target PAD dari Bapenda pada 2024 berada di angka Rp2,6 triliun, sedangkan 2025 targetnya naik menjadi Rp3,3 triliun.
Tahun ini target retribusi ditetapkan sebesar Rp8.675.512.000. Per 24 Desember 2025, realisasinya sudah mencapai sebesar Rp8.685.774.000.
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Bantuan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana tanah bergerak di Desa Kajen dan Padasari, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah.
Ini merupakan bentuk kepedulian USK terhadap mahasiswa terdampak sekaligus upaya meringankan beban ekonomi mereka.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
GERAKAN Pemuda Ansor (GP Ansor) menyalurkan sejumlah paket bantuan seperti selimut, sandal jepit, kebutuhan alat mandi hingga obat-obatan pada korban bencana longsor di Pemalang.
Menyikapi kondisi tersebut, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang menyalurkan bantuan logistik sebagai bentuk kepedulian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved