Headline
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
DPR minta agar dana tanggap darurat bencana tidak dihambat birokrasi berbelit.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memberi piagam penghargaan kepada Bupati Kolaka Ahmad Safei karena dinilai berhasil mencapai target vaksinasi dalam 10 hari. Penghargaan diberikan Tito kepada Ahmad di lobi Gedung A Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Kamis (30/12).
Tidak hanya piagam, Ahmad Safei juga mendapatkan satu unit sepeda motor untuk membantu patroli Pemerintah Kabupaten Kolaka. Selain itu, Tito juga memberikan satu unit Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM) untuk membantu pelayanan administrasi kependudukan di daerah tersebut.
Baca juga: Cakupan Vaksinasi Covid-19 di Kota Kupang Capai 86 Persen
Tito mengapresiasi Ahmad Safei yang menyanggupi pemberian vaksinasi korona selesai dalam 10 hari. Sebab, saat itu vaksinasi corona di Kabupaten Kolaka baru mencapai 48%. Hal itu dilakukan saat Tito mengunjungi Sulawesi Tenggara.
Apresiasi diberikan juga karena belum ada kepala daerah yang begitu optimis seperti Bupati Kolaka dalam upaya mempercepat vaksinasi. “Saya jujur saja, baru kali itu dari muter seluruh Indonesia mendengar kata-kata itu,” ujar Tito dalam keterangannya, Kamis (30/12).
Setelah kunjungannya ke Sultra, Tito kemudian mendapat informasi dari Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) pada 22 Desember lalu yang menyebutkan Kabupaten Kolaka telah berhasil mencapai target vaksinasi di atas 70%. Capaian itu dinilai sangat luar biasa karena tak mudah dilakukan oleh daerah dengan kondisi geografis seperti Sulawesi Tenggara.
Dengan pemberian penghargaan itu Tito berharap bisa memotivasi kepala daerah lainnya untuk mampu mencapai target vaksinasi hingga akhir 2021.
Sementara itu, Ahmad Safei mengungkapkan keberhasilan mencapai target vaksinasi corona tersebut tidak terlepas dari motivasi yang diberikan Tito. Kala mengetahui Tito akan berkunjung ke Sultra, ia mengaku langsung berkoordinasi dengan jajarannya untuk mempercepat vaksinasi di wilayahnya.
“Malu kita rasanya, pejabat setingkat Menteri harus datang hanya persoalan vaksinasi ini,” ungkap Safei.
Alasan itulah yang membuat Safei berani menyampaikan kesanggupannya mengejar target vaksinasi dalam waktu 10 hari. Safei juga berterima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Kolaka, termasuk seluruh masyarakat yang telah membantu tercapainya target vaksinasi covid-19. Dengan bantuan dari berbagai pihak, daerahnya dapat mengejar target vaksinasi hanya dalam waktu 8 hari. (Ant/A-1)
Mereka meminta Polri ditempatkan di bawah Kemendagri agar penyidikan dan penuntutan lebih independen, serta menghindari intervensi politik.
Kementerian Dalam Negeri menekankan bahwa keberhasilan penerapan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di daerah bergantung pada sinergi lintas pihak.
Kegiatan aksi bersih pantai di Kuta, Bali ini diikuti oleh sedikitnya 80 mahasiswa Melanesia yang menempuh studi di berbagai perguruan tinggi di Bali.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Akmal juga mengingatkan pentingnya membangun orientasi generasi muda agar tidak semata terfokus pada teknologi digital, tetapi tetap menyadari jati diri Indonesia sebagai negara agraris.
Daerah Otonom Baru (DOB) di Indonesia yang kerap mengutamakan kepentingan elit politik daripada kesejahteraan masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved