Kamis 30 Desember 2021, 11:39 WIB

Harga Cabai Rawit di Bangka Belitung Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

Mediaindonesia.com | Nusantara
Harga Cabai Rawit di Bangka Belitung Tembus Rp150 Ribu per Kilogram

MI/Andri Widiyanto
Cabai rawit merah

 

Dinas Koperasi UKM Perdagangan dan Tenaga Kerja (DKUKMPTK) Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat kenaikan harga cabai rawit di daerah itu dari Rp110 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram.

"Harga cabai rawit mengalami kenaikan dalam satu minggu terakhir atau selepas Hari Raya Natal," kata Kepala Bidang Usaha Perdagangan DKUKMPTK Belitung, Rita Yuliani di Tanjung Pandan, Kamis.

Menurut dia, harga cabai rawit lokal di daerah itu naik dari Rp110 ribu menjadi Rp150 ribu per kilogram, sedangkan harga cabai rawit Jakarta naik dari Rp100 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogram.

"Namun harga cabai merah atau besar di sejumlah pasar tradisional mengalami penurunan dari Rp60 ribu menjadi Rp55 ribu," ujarnya.

Ia mengatakan kenaikan harga cabai di daerah itu disebabkan oleh sejumlah faktor antara lain cuaca buruk sehingga mengakibatkan keterlambatan pengiriman cabai dari luar daerah.

"Kemudian faktor lain seperti daerah asal pengiriman cabai juga sedang dilanda cuaca ekstrem dan musibah seperti banjir sehingga menyebabkan tanaman cabai gagal panen," ujarnya.

Rita menambahkan kenaikan harga cabai telah menjadi isu nasional yang turut juga dialami oleh daerah lain.

"Sehingga tidak hanya Belitung saja yang mengalami kenaikan namun hampir di seluruh daerah juga mengalami hal yang sama," katanya.

Sementara itu, lanjut Rita, produksi cabai petani lokal belum cukup memenuhi kebutuhan masyarakat di daerah itu.

"Kami masih memiliki ketergantungan yang kuat dengan pasokan cabai dari luar daerah," ujar dia.

Ia mengimbau masyarakat dapat bijak dalam berbelanja dan sesuai dengan kebutuhan.

"Sedangkan harga komoditi lain, kami pantau memang stabil hanya seperti harga telur mengalami kenaikan karena memang keterbatasan stok," katanya. (Ant/OL-12)

Baca Juga

Antara

Peternak Apresiasi Langkah Pemerintah Ganti Ternak yang terkena PMK

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 20:38 WIB
"Saya menyambut baik jika ada program pemerintah mengganti hewan ternak milik petani yang mati karena...
Antara

Pemkab Garut Siapkan Kompensasi Peternak yang Terdampak PMK

👤Kristiadi 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 19:59 WIB
Hingga saat ini, terdapat 3.425 ekor ternak bergejala PMK, yang tersebar di 21 kecamatan wilayah Garut. Pemkab terus melakukan pendataan...
Antara

Sleman Mulai Vaksinasi PMK untuk Sapi Perah 

👤Ardi Teristi Hardi 🕔Sabtu 25 Juni 2022, 19:46 WIB
Adapun vaksinasi PMK diprioritaskan untuk sapi perah. Pasalnya, masa hidup sapi perah lebih lama daripada sapi potong. Serta, menghasilkan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya