Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SELAIN intensitas dan curah hujan yang cukup tinggi, salah satu penyebab banjir mengepung Kota Palembang pada Sabtu (25/12/2021) yakni permasalahan pada sistem pompanisasi Sungai Bendung yang terletak di Jalan Ali Gatmir, Kelurahan 10 Ilir, Kecamatan Ilir Timur Tiga Palembang.
Berdasarkan pantauan Wali Kota Palembang Harnojoyo pada Minggu dini hari (26/12/2021), dari enam pompa yang ada, hanya dua pompa yang bisa bekerja dengan maksimal.
"Jadi, pintu masuk saluran primer ke saluran sekunder tidak sesuai dengan debit air yang dibutuhkan mesin pompa. Akibatnya, air yang dibutuhkan mesin untuk memompa air keluar, kurang dan tidak dapat dipompa," ungkapnya.
Harnojoyo menuturkan, curah hujan yang terjadi kemarin di luar prediksi saat pembangunan sistem pompanisasi dilakukan. Artinya, jika melihat curah hujan kemarin, perlu ada rekonstruksi terhadap sistem pompanisasi, khususnya pada saluran primer. Sehingga air yang tertampung di saluran sekunder dapat lebih cepat, sehingga saat mesin pompa bisa maksimal digunakan.
"Tadi malam itu, saat kita minta enam pompa dihidupkan, masinnya langsung mati, karena air yang akan disedot dari kolam penampungan kurang, jadi mesinnya tekor dan otomatis mati sendiri," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kota Palembang, Ahmad Bastari menyampaikan, memang ada permasalahan pada sistem pompanisasi yang terletak di muara Sungai Bendung.
Di mana, dari enam pompanisasi hanya dua yang bisa bekerja dengan maksimal, karena antara saluran primer dan pompa terjadi perubahan. "Jika dilihat oleh Wali Kota tadi malam, memang perlu rekonstruksi baik di saluran primer maupun pompanya, sehingga penyedotan genangan air kurang maksimal," terangnya.
Bastari menuturkan, Wali Kota akan meminta langsung ke pihak Balai Wilayah Sungai maupun kementrian untuk perubahan terhadap konstruksi saluran primer rumah pompa yang disesuaikan dengan curah hujan ekstrim yang datang diantara 20-30 tahun sekali.
"Kalau curah hujannya normal kita masih aman, tapi curah hujan seperti sekarang ini, artinya harus ada perubahan dari saluran primer dari sistem pompanisasi Sungai Bendung," jelasnya.
Seperti diketahui, Stasiun Klimatologi, BMKG Sumatera Selatan mencatat Palembang dilanda hujan ekstrem dengan intensitas tertinggi sejak 31 tahun terakhir. Dengan tingginya curah hujan yang terjadi sejak Sabtu (25/12) dini hari bahkan menyebabkan sejumlah genangan air di beberapa titik kota Palembang.
Bahkan, menurut data Stasiun Klimatologi BMKG Palembang, curah hujan di Palembang bahkan mencapai 159.7mm. "Ini adalah rekor tertinggi curah hujan pada Bulan Desember sejak 31 tahun terakhir," kata Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Wandayantolis. (DW/OL-10)
Pembatasan kecepatan KA ini merupakan prosedur standar keamanan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu di lokasi.
Dari hasil sementara, penyebab banjir antara lain pendangkalan sungai dan sampah.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Jember (BPBD) mencatat banjir meluas hingga 23 desa di 10 kecamatan di Kabupaten Jember, Jawa Timur.
BPBD Kabupaten Jember mencatat 3.944 KK di delapan kecamatan terdampak banjir akibat hujan deras sejak Kamis (12/2) sore hingga Jumat (13/2) dini hari.
JAJARAN Polres Bogor melakukan langkah cepat untuk membantu warga terdampak banjir bandang di Desa Cijayanti dan Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.
Banjir terjadi pada Rabu (11/2) di empat dusun di Desa Andamui, Kecamatan Ciwaru, Kabupaten Kuningan
Soundrenalin 2025 resmi mendarat di Palembang dan menghadirkan deretan musisi lintas genre yang memanaskan dua venue sekaligus, CGC One Citra Grand City dan Pinewoods Restaurant & Park.
Pimpinan Baznas RI Bidang Transformasi Digital Nasional, Nadratuzzaman Hosen mengatakan, RSB Kota Palembang ini akan dibangun di atas tanah seluas 2378 meter².
POLRES Asahan menangkap dua pelaku yang terlibat jaringan sabu ke Palembang di Dusun II, Desa Bangun Sari, Kecamatan Silo Laut, Minggu (9/11).
Kreativesia bukan sekadar kompetisi, melainkan wadah ekspresi dan kolaborasi.
Kreativesia tahun ini akan berlangsung di Kota Palembang, Sumatera Selatan, pada 14–18 Oktober 2025.
PT PLN akan menggelar perhelatan lari bertaraf nasional dengan tajuk PLN Mobile Color Run 2025 di Palembang, Sumatra Selatan, pada 24-25 Mei 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved