Selasa 07 Desember 2021, 23:35 WIB

Lupakan Sejarah Kelam, Jawa Barat dan DI Yogyakarta Gelar Malam Budaya

Bayu Anggoro | Nusantara
Lupakan Sejarah Kelam, Jawa Barat dan DI Yogyakarta Gelar Malam Budaya

MI/BAYU ANGGORO
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan istri serta Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan istri saat menghadiri Malam Budaya di Bandung

 


PEMERINTAH Provinsi Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta
menggelar malam budaya bersama yang bertajuk Gempita Budaya, di Bandung, Selasa (7/12).

Acara yang berlangsung di Gedung Sate ini dihadiri langsung oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Gubernur DI Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X.

Pada acara tersebut ditampilkan berbagai kesenian dan kebudayaan dari
provinsi masing-masing. Di antaranya penampilan angklung khas Jawa Barat dan  Tarian Bedhoyo dari DIY.

Ridwan Kamil mengatakan, pergelaran ini merupakan simbol tertinggi dari persahabatan kedua provinsi. Emil pun tidak ragu menyebut kedua daerah tersebut merupakan saudara meski sempat memiliki sejarah yang kurang harmonis di masa kerajaan lampau.

"Yogyakarta dan Jawa Barat bersaudara," ujarnya.

Meski sempat memiliki sejarah kelam, Emil menyebut bahwa rajutan persaudaraan telah lama dijalin Jawa Barat dan Yogyakarta.

"Hubungan makin erat sudah terjalin dalam berbagai peristiwa. Ada pohon
dari Jawa Barat yang ditanam di alun-alun utara Jogja. Ada tarian yang
inspirasinya dari kitab Pasundan, dan juga tarian yang datang inspirasinya dari wayang golek, sehingga menandakan dalamnya hubungan Jawa Barat dengan Yogya," ujarnya.

Meski tidak merinci, Emil memastikan hubungan baik ini akan terus
dilakukan ke dalam hal yang lebih konkret. "Akan lebih konkret di
pariwisata, pendidikan, ekonomi, dan lain-lain," ujarnya.

Sri Sultan Hamengku Buwono X menyebut kunjungannya ini sebagai balasan atas kehadiran Emil di Yogyakarta, pekan lalu.

Dia mengucapkan terima kasih atas sambutan yang diberikan pemerintah dan warga Jawa Barat. Sultan pun menyebut kerja sama ini sebagai pengikis peristiwa kelam yang terjadi di masa kerajaan Majapahit dan Padjajaran.

"Kami seperti mencoba membuka kotak pandora yang selama ini mungkin tak
pernah terekam dalam pemahaman kita bersama. Semoga dari peristiwa yang
terjadi ini kita bisa membangun sinergi yang lebih bermanfaat," katanya.

Lebih lanjut, Sultan pun memuji kesamaan warga Jawa Barat dan
Yogyakarta. "Sama-sama inovatif dan kreatif," ujarnya. (N-2)

Baca Juga

MI/Rendy F

Korem 045 Gaya, Bantu Percepatan Vaksinasi Anak di Babel

👤Rendy Ferdiansyah 🕔Senin 17 Januari 2022, 13:28 WIB
Yang menarik dari kegiatan vaksinasi itu, para tenaga kesehatan dari Korem 045/Gaya mengenakan atribut...
DiskominfosantikKalteng

Gubernur Kalteng Bentuk Tim Pengawasan Perizinan Berusaha Terintegrasi

👤Surya Sriyanti 🕔Senin 17 Januari 2022, 11:03 WIB
Hal ini untuk menindaklanjuti kebijakan Presiden Joko Widodo yang mencabut izin 2.078 perusahaan tambang mineral dan batubara yang...
MI/SUMARYANTO BRONTO

Bintan Targetkan jadi Sentra Sorgum

👤Mediaindonesia.com 🕔Senin 17 Januari 2022, 10:30 WIB
Plt Bupati Kabupaten Bintan, Kepri, Roby Kurniawan menargetkan daerah itu menjadi sentra atau surga bagi tanaman sorgum di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya