Selasa 30 November 2021, 06:17 WIB

Antisipadi Banjir, Mensos Berencana Bangun Lumbung Sosial di Garut

Kristiadi | Nusantara
Antisipadi Banjir, Mensos Berencana Bangun Lumbung Sosial di Garut

Antara
Menteri Sosial Tri Rismaharini

 

Menteri Sosial Tri Rismaharini melakukan peninjauan dan memberikan bantuan kepada korban bencana banjir bandang berada di Kampung Ciloa, Desa Mekarwangi, Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Senin (29/11). Kedatangan tersebut, mengintruksikan supaya pemerintah Kabupaten Garut membangun lumbung sosial.

Tri Rismaharini mengatakan, pihaknya prihatin sekali bencana banjir bandang yang telah terjadi di Kabupaten Garut tetapi untuk mengantisipasi kejadian itu agar pemerintah Kabupaten Garut mencoba membuat lumbung bernama lumbung sosial yang didalamnya berisi makanan, kebutuhan lainnya sampai ke peralatan dapur. Karena, di beberapa daerah sudah berjalan cukup efektif ketika situasi darurat bencana bisa langsung digunakan.

"Lumbung sosial itu sangat efektif dan saya di Pasir Luwu, terjadi longsor dan saya ke sana hingga kemudian paksakan untuk mendirikan lumbung sosial ternyata tiba-tiba dia tertutup jalannya karena banjir bandang. Nah, itu juga sangat bisa langsung digunakan dan kita tidak perlu mengirim dari luar, karena kalau dikirim risikonya terlalu tinggi untuk bawa bantuan itu," ujarnya.

Ia mengatakan, pihaknya akan membantu untuk mengisi kebutuhan dari Lumbung Sosial termasuk peralatan karena pembangunan itu menjadi sangat penting didirikan di Kabupaten Garut dan selama itu juga menjadi salah satu daerah rawan bencana. Namun, jika terjadi banjir susulan dan akses jalan terputus maka pengiriman bantuan kepada warga terdampak bisa cepat, karena berasal dari lumbung sosial tapi untuk pendirian lokasi tergantung Pemkab Garut.

"Nah, kalau itu kita tadi sudah saya sampaikan kepada pak Wakil Bupati, uangnya katanya itu hanya tinggal Rp2 miliar saja dan saya juga sampaikan sudah nanti di kita, kita akan bantu untuk mengisi lumbung ya dengan peralatan. Kebutuhan lumbung sosial sepenuhnya akan ditanggung Kementerian Sosial termasuknya di dalam proses barang, jika habis persediaan akan kembali diisi sebagaimana mestinya dan barang itu akan ada berita acaranya," tuturnya. (OL-12)

Baca Juga

MI/Gabriel Langga.

50% Petani Nagekeo Terlilit Utang sehingga Hambat Pertanian

👤Gabriel Langga 🕔Kamis 08 Desember 2022, 14:37 WIB
Persoalan petani kita saat ini terjebak dengan utang sehingga banyak dari mereka yang gagal membayar kredit usaha rakyat atau kita kenal...
MI/Ruta Suryana

Edukasi Pengelolaan Sampah di Denpasar Sasar Siswa SD

👤Ruta Suryana 🕔Kamis 08 Desember 2022, 13:50 WIB
EDUKASI pengelolaan sampah berbasis sumber di Kota Denpasar kini sudah menyasar anak-anak...
Ist

BEAM Rapid Response Rangers Dukung Tertib Parkir di Kota Bogor

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 08 Desember 2022, 13:49 WIB
BEAM Mobility telah beroperasi di negara seperti Australia, Selandia Baru, Korea Selatan,Turki, Thailand, Malaysia, dan siap beroperasi di...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya