Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN deras yang melanda Kabupaten Garut, Jawa Barat, menyebabkan banjir bandang di sembilan desa dalam Kecamatan Karang Tengah dan Sukawening sejak Sabtu (27/11). Musibah ini berdampak pada 307 rumah. Kondisi kini telah berangsur normal tetapi aktivitas kegiatan bagi masyarakat belum benar pulih.
Kabid Humas Kepolisian Daerah Jawa Barat Kombes Erdi A Chaniago mengatakan banjir bandang yang telah terjadi di Kabupaten Garut akan dilakukan penyelidikan terutama penyebab yang menerjang wilayah Kecamatan Sukawening dan Karang Tengah. Namun, saat ini pihaknya masih tetap fokus untuk menyelamatkan warga dan mengantisipasi risiko terjadinya bencana susulan.
"Ke depan kami melakukan penyelidikan, tetapi untuk sekarang masih tetap fokus menyelamatkan masyarakat termasuk mengantisipasi risiko supaya tidak terjadi bencana susulan. Akan tetapi, selama ini anggotanya masih berupaya memberikan langkah terutama penyelamatan warga yang berada di bantaran sungai," katanya, Senin (29/11/2021).
Ia mengatakan, banjir bandang yang terjadi di Garut Kapolda Jabar Irjen Suntana sudah meninjau langsung lokasi kejadian dan memberikan kebijakan untuk membuat dapur umum serta menyelamatkan masyarakat di sepanjang bantaran sungai. Dapur umum tersebut ada di tiga titik yang dibangun oleh TNI, Brimob, dan Pemkab Garut sesuai dengan lokasi yang berdekatan dengan bencana.
"Langkah penyelamatan bagi warga yang berada di bantaran sungai menjadi penting karena rawan kembali terdampak manakala hujan kembali turun. Akan tetapi, masyarakat terdampak juga sudah diungsikan karena ada beberapa tempat pengungsian termasuk di pondok pesantren, masjid, dan gudang, serta telah disiapkan tempat tidur," ujarnya.
Baca juga: Jabar Tetapkan Tanggap Darurat untuk Tangani Banjir Bandang di Garut
Menurutnya, pascabanjir bandang di dua kecamatan itu, sudah ada upaya terutama trauma healing di lokasi-lokasi pengungsian bagi masyarakat dan anak-anak dengan diberi sejumlah hiburan. Namun, trauma healing diberikan oleh tim KPAI, anggota Polri, dan TNI supaya dari mereka bisa kembali menjalankan aktivitas seperti biasa. (OL-14)
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
Peninjauan banjir Pekalongan dilakukan untuk memastikan keselamatan warga terdampak sekaligus mengecek kesiapan penanganan banjir secara berlapis.
Dishub Jawa Barat pasang 14.000 lampu jalan dengan teknologi LCU jelang mudik Lebaran 2026. Tim URC siap pantau APJ untuk keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan.
BMKG peringatkan potensi hujan lebat, kilat, dan angin kencang di Jawa Barat pada 4-10 Maret 2026. Waspada bencana hidrometeorologi di wilayah Jabar.
GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan tidak ada kenaikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk tahun 2026
SEBANYAK 60 Posko Piket Lebaran 2026 yang tersebar di sejumlah wilayah di Jawa Barat. Posko itu bisa dijadikan tempat beristirahat, minum atau menggunakan toilet selama mudik lebaran 2026.
Tim yang telah dibentuk sejak 11 November 2025 ini dijadwalkan bertugas hingga 13 Januari 2026
Asep menekankan bahwa pencapaian target PAD tidak bisa dilakukan oleh Bapenda sendirian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved