Kamis 25 November 2021, 10:40 WIB

Libur Akhir Tahun Pengunjung Wisata di Cilacap Maksimal 25%

Lilik Darmawan | Nusantara
Libur Akhir Tahun Pengunjung Wisata di Cilacap Maksimal 25%

MI/Lili Darmawan
Wisatawan mengunjungi obyek wisata Kemit Forest Education di Sidareja, Cilacap, Jawa Tengah, Minggu (17/6). Destinasi wisata alam yang berad

 

PEMKAB Cilacap, Jawa Tengah membatasi jumlah pengunjung hanya 25% dari kapasitas tempat wisata pada akhir tahun 2021. Hal itu disesuaikan dengan kebijakan pemerintah PPKM Level III mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Cilacap Tri Komara Sidhy mengatakan pembatasan itu dilakukan karena pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan PPKM Level 3 pada 24 Desember hingga 2 Januari.

"Oleh karena itu, objek wisata juga akan menyesuaikan. Untuk membuat kenyamanan dan agar tidak muncul klaster, maka tempat wisata dibatasi 25% dari kapasitas," kata Tri Komara pada Kamis (25/11).

Menurutnya, selain objek wisata yang dikelola pemkab, pihaknya juga menggandeng pihak TNI untuk melakukan sosialisasi di kawasan Cilacap, mulai dari Panti Teluk Penyu hingga Pantai Jatis Nusawangu, juga akan disosialisasikan dan berkoordinasi bersama pihak TNI.

"Wisatawan hanya diperbolehkan 25% dengan protokol kesehatan ketat, ada pembatasan terhadap pengunjung, juga wajib cuci tangan, pakai masker, jaga jarak, kemudian ada aplikasi peduli lindugi. Syarat wajib bagi pengunjung harus sudah divaksin, sudah ada keterangan bebas Covid," ujarnya.

Sementara untuk Desa Wisata, Dinas akan berkoordiansi dengan Kepala Desa dan Camat terkait dengan pembatasan pengunjung pada perayaan natal dan tahun baru dengan melibatkan Forkopimcam. Selain itu, pihaknya juga meminta kepada pedagang di tempat wisata agar bisa mensikapi dengan arif dan bijaksana dengan pembatasan pengunjung di momen natal dan tahun baru. Meskipun mereka mulai bangkit akibat terdampak pandemi covid-19.

"Mudah-mudahan bisa dipahami dan tidak ada gejolak, ini untuk kita semua, karena semua level 3 dan tidak ada perbedaan untuk masyarakat," tambahnya. (OL-13)

Baca Juga: Warga Ende Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19 Di Kapal Perang TNI AL

 

 

Baca Juga

dok.mi

Preman Ngamuk Tak Bisa Temui Pujaan Hati Akhirnya Tewas Dikeroyok

👤Adi Kristiadi 🕔Rabu 01 Desember 2021, 09:25 WIB
SEORANG preman berinisial US, warga Barengkok, Desa Panyiaran, Kabupaten Tasikmalaya, tewas dikeroyok di kampung orang karena ngamuk tak...
MI/Gabriel Langga

Penanganan 1.123 ODGJ di Sikka Terkendala Obat-obatan

👤Gabriel Langga. 🕔Rabu 01 Desember 2021, 08:25 WIB
KENDALA dalam penanganan 1.123 Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kabupaten Sikka selama ini, karena kurangnya pasokan obat untuk...
MI/Martinus Solo

Wali Kota Sorong Ingatkan Jumlah Penduduk merupakan Modal Pembangunan

👤Martinus Solo 🕔Rabu 01 Desember 2021, 08:05 WIB
JUMLAH penduduk merupakan potensi besar sebagai modal pembangunan. Namun dalam berbagai kasus, kelompok perempuan dan anak masih dalam...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya