Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
HUJAN lebat dari Sabtu (20/11) sampai Minggu (21/11) yang mengguyur Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur, membuat wilayah dan jalan raya di tiga kecamatan dalam Kota Maumere dikepung banjir. Kecamatan tersebut yakni Alok Timur, Alok dan Alok Barat.
Sejumlah jalan protokol yang terendam banjir itu di antaranya depan rumah jabatan pimpinan DPRD Sikka, jalan di depan Pelabuhan Lorens Say Maumere, dan jalan di Kelurahan Waioti. Banjir ini membuat sejumlah kendaraan roda dua yang nekat menerobos banjir menjadi mogok hingga membuat kemacetan.
Selain itu, buruknya drainase dan banyaknya tumpukan sampah menjadi penyebab utama banjir kerap melanda di wilayah tiga kecamatan tersebut. Salah satu warga di Kelurahan Waioti, Nikolaus Ago, mengatakan setiap tahun kalau musim hujan dipastikan di wilayahnya dikepung banjir. Hal ini disebabkan oleh drainase tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah.
"Salah satu cara yang harus dilakukan adalah merenovasi saluran. Kalau tidak sasarannya akan jadi seperti ini setiap tahun," papar dia. Untuk itu ia berharap pemerintah segera merenovasi drainase sehingga dapat meminimalisasi dampak banjir yang rutin terjadi setiap tahun.
Camat Alok Timur Nikolaus Emanuel mengakui hampir seluruh wilayah Kecamatan Alok Timur dikepung banjir. Hal ini karena hujan deras dengan durasi lama. Selain itu, buruknya sistem drainase di wilayah itu yang menyebabkan air meluap dari saluran drainase hingga mengepung rumah-rumah warga.
Baca juga: Jabar Diprediksi Diguyur Hujan Deras Akhir Pekan Ini, Warga Diimbau Waspada
"Sistem drainase buruk. Kalau musim hujan pasti wilayah selalu jadi langganan banjir. Saat ini teman-teman kita sedang turun ke rumah warga untuk mendata," pungkas dia. (OL-14)
Sekretaris BNPP RI, Komjen Pol. Makhruzi Rahman melakukan peninjauan ke wilayah terdampak banjir bandang di Kampung Landuh, Kabupaten Aceh Tamiang
Kendaraan roda dua dan roda empat terjebak kemacetan akibat banjir yang disebabkan meluapnya drainase di Jalan Brigjen M. Yoenoes, Kendari.
Bencana yang terjadi dengan demikian bukan sarana memecah belah umat, apalagi provokasi gerakan-gerakan antikeindonesiaan.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
GERAKAN Pemuda (GP) Ansor kembali mendistribusikan bantuan terhadap korban terdampak bencana banjir di Kabupaten Pekalongan.
Grup UT akan terus memantau perkembangan situasi di wilayah terdampak serta memperkuat sinergi dan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah
JUMLAH penumpang mudik Lebaran 2026 melalui Pelabuhan Tenau Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari terakhir terpantau padat namun tetap aman dan terkendali.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Baru sebulan dipakai, proyek jalan Inpres senilai Rp18,3 miliar di Nagekeo NTT rusak parah. Warga menduga pengerjaan asal jadi dan minta KPK turun tangan.
Balita di Desa Kesetnana, Kecamatan Mollo Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, Alami Stunting
Korban diduga hanyut saat hendak menyeberangi sungai untuk pulang ke rumah.
BENTROK antarwarga akibat konflik lahan di Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur, pecah pada Jumat (6/3). Kericuhan melibatkan warga empat desa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved