Headline
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Pemerintah pelajari seluruh risiko menyusul putusan MA AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK intensitas curah hujan tinggi, di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, setidaknya dilaporkan terjadi 34 kali bencana hidrometeorologi. Paling banyak terjadi sejak awal November 2021.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, menuturkan data yang direkap berdasarkan laporan ke BPBD, bencana hidrometeorologi terjadi sejak pertengahan Oktober 2021. Bencana terjadi di 34 desa tersebar di 14 kecamatan.
"Pada Oktober terjadi 2 kali bencana. Pertama tanggal 19 Oktober di Desa Rancagoong Kecamatan Cilaku berupa tanah longsor. Kedua bencana tanah longsor dan banjir di Desa Bojongkasih Kecamatan Kadupandak pada 31 Oktober," kata Asep kepada Media Indonesia, Kamis (18/11).
Tanah longsor masih mendominasi kejadian bencana selama cuaca ekstrem akhir-akhir ini. Bencana lainnya banjir, pergerakan tanah, angin puting beliung, serta abrasi.
"Kondisi kontur tanah di lokasi bencana cukup labil. Jadi saat terus menerus diguyur hujan deras mengakibatkan bencana," jelasnya.
Wilayah yang terjadi bencana tersebar di utara, selatan, dan timur. Ke-14 wilayah yang terjadi bencana berada di Kecamatan Campaka, Campakamulya, Cianjur, Cibeber, Cidaun, Cilaku, Cikalongkulon, Cipanas, Kadupandak, Karangtengah, Sukaluyu, Sukaresmi, Sukanagara, dan Takokak. "Kebanyakan terjadi di wilayah selatan," sebutnya.
Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menetapkan status siaga darurat bencana hidrometeorologi. Penetapannya berlaku sejak 25 Oktober 2021-31 Mei 2022. Penetapannya didasari berbagai pertimbangan, melihat kondisi cuaca saat ini dan intensitas kebencanaan.
Penetapan status kebencanaan itu menyikapi fenomena badai La Nina serta dinamika atmosfer yang mengakibatkan curah hujan meningkat 20%-30% dari biasanya.
"Di Kabupaten Cianjur sendiri sudah terjadi beberapa kali bencana yang mengancam kehidupan bermasyarakat," kata Sekda Kabupaten Cianjur, Cecep Alamsyah. Mengamati tingginya potensi bencana saat ini, kata Cecep, maka dipandang perlu mengambil berbagai tindakan antisipatif sebagai upaya meminimalkan risiko. Berbagai upayanya harus dilakukan dengan cepat, tepat, dan terpadu.
"Kami sudah memerintahkan para camat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kerawanan bencana hidrometeorologi saat ini," tegas Cecep.
Secara teknis, sebut Cecep, para camat bersama Forkopimcam setempat serta relawan tanggap bencana (Retana) memetakan wilayah yang berpotensi rawan bencana. Termasuk harus sudah disosialisasikan larang membangun di lokasi-lokasi yang rawan.
"Kami juga mengimbau masyarakat waspada dan siaga dengan potensi bencana hidrometeorologi. Terutama yang tinggal di kawasan perbukitan atau di bantaran-bantaran sungai," pungkas Cecep. (OL-15)
Pemerintah Provinsi Jawa Barat tengah menyiapkan skema kompensasi bagi pengemudi angkutan lokal sebagai langkah untuk mengurangi potensi kemacetan selama arus mudik
Seorang ibu di Subang, Jawa Barat kini harus berhadapan dengan hukum setelah menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri yang masih berusia enam tahun.
Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan publik dan kepedulian sosial guna memastikan masyarakat dapat pulang kampung dengan aman, tertib, dan terencana menjelang Idulfitri.
Unpad masih menunggu hasil visum setelah seorang mayat pria ditemukan tewas gantung diri di dahan pohon di kawasan kampus Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Kamis (19/2)
Cek jadwal imsakiyah Jawa Barat Rabu 18 Februari 2026: Imsak pukul 04.30 WIB, Subuh 04.40 WIB, Magrib 18.15 WIB. Persiapkan sahur dan buka puasa dengan tepat.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Pencetakan SPPT merupakan kegiatan rutin tahunan yang nanti akan didistribusikan kepada para wajib pajak.
Pengelola PKBM harus berjuang mencetak SDM yang berdaya saing. Langkah itu sejalan dengan semangat meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari sektor pendidikan.
HARGA sejumlah komoditas pangan kebutuhan masyarakat di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, merangkak naik mendekati Ramadan 1447 Hijriah.
Ramp check kendaraan angkutan umum dan barang dipusatkan di kawasan Terminal Pasirhayam, Selasa (10/2). Tim juga melakukan tes urine serta memeriksa kondisi kesehatan para pengemudi.
Pajak dan retribusi daerah merupakan salah satu instrumen yang berkontribusi besar terhadap pembangunan daerah.
Kerja sama itu diharapkan bisa menangani masalah sampah sekaligus menghasilkan energi listrik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved