Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Morowali Utara menerima bantuan 30 ton beras dari Dinas Ketahanan Pangan Sulawesi Tengah. Bantuan ini untuk penanggulangan pangan pascabanjir bandang yang melanda beberapa desa di kabupaten itu.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Morowali Utara, Abbas Matoori, mengatakan, bantuan beras itu nanti akan diberikan kepada beberapa desa yang gagal panen akibat banjir bandang melanda di Kecamatan Bungku Utara belum lama ini.
"Pemberian bantuan berawal dari pengajuan kami ke provinsi. Kami menyampaikan bahwa petani di beberapa desa di Bungku Utara gagal panen akibat banjir. Dinas Ketahanan Pangan langsung merespons dan memberikan bantuan," tegasnya, Senin (8/11).
Bantuan tersebut, lanjut Abbas, tentu meringankan beban petani di Bungku Utara. "Warga di sana kesulitan pascabanjir melanda pertanian mereka. Jangankan beras untuk dijual, beras untuk dikonsumsi saja berkurang. Makanya bantuan yang ada sangat meringankan beban mereja," ungkapnya.
Baca juga: Dewan Kesenian Klaten Gelar Wayang Enam Dalang Lakon Tripama Kawedhar
Diketahui, 30 ton beras itu masih berada di gudang Bulog Toili, Kabupaten Banggai, dan segera didistribusikan ke Bungku Utara. "Kami tinggal menunggu distriusinya saja. Yang pasti warga kami sudah menunggu bantuan itu," tandas Abbas. (OL-14)
Terkait tanggul yang jebol, pemerintah daerah akan melibatkan sektor swasta untuk percepatan perbaikan.
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban menyatakan enam kecamatan di wilayah itu diterjang banjir bandang, Rabu (4/3).
Curah hujan tinggi pada Selasa (3/3) menyebabkan Sungai Dengkeng meluap.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa mengatakan di wilayahnya ada tiga rumah warga yang masih tergenang air hujan selain juga halaman sekolah TK Kumara Sari.
Warga desa yang terbiasa hidup dengan keterbatasan dinilai lebih mudah beradaptasi saat harus kehilangan harta benda.
Anwar-Reny mencatat capaian program BERANI di sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur, mulai dari 23.568 beasiswa hingga layanan kesehatan bagi 135.084 warga.
AKSI unjuk rasa yang digelar Serikat Buruh Industri Morowali Indonesia (SBIMI) di depan kantor PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP), Bahodopi, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.
Pemprov Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat jamin masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya atau kendala BPJS.
Langkah sistematis dalam menerapkan prosedur keselamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak dasar tenaga kerja.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved