Selasa 26 Oktober 2021, 16:42 WIB

Tidak Kerjakan Tugas, Siswa Dipukul Guru Hingga Tewas

Palce Amalo | Nusantara
Tidak Kerjakan Tugas, Siswa Dipukul Guru Hingga Tewas

DOK MI
Ilustrasi

 

DUNIA pendidikan dikejutkan dengan kasus tewasnya seorang siswa SMP di Alor, Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah dipukul oleh guru. Yang mengenaskan, pembunuhan itu terjadi karena korban tidak mengerjakan tugas yang diberikan.

Korban, MM, 13, VII SMP Negeri Padang Panjang, Desa Padang Panjang, Kecamatan Alor Timur, Kabupaten Alor, meninggal dunia dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kalabahi, Selasa (26/10) sekitar pukul 10.00 Wita. MM menghembuskan nafas terakhir setelah menjalani perawatan sejak 16 Oktober lalu setelah dipukul guru bahasa Inggrs, LK, 40, yang saat ini sudah ditangkap dan menjalani penahanan di Polres Alor.

Informasi yang didapat menyebutkan, pemukulan terhadap MM yang dilakukan LK terjadi pada 16 Oktober 2021 di ruang kelas VII SMP Negeri Padang Panjang. MM dan dua siswa lainnya, dipukul karena tidak menyelesaikan tugas yang diberikan LK.

LK disebutkan memukul MM di kepala bagian atas sebanyak satu kali dan menendang korban. Dia juga memukul betis korban dengan belahan bambu. Akibat pemukulan tersebut, MM mengalami luka bengkak pada leher, pantat
serta betis.

"Indikasi tindakan pembinaan yang berlebihan atau kekerasan fisik oleh guru Bahasa Inggris kepada lebih dari tiga orang yang tidak menyelesaikan tugas," kata Kepala Dinas Pendidikan ALor Alberth N Ouwpoly.

Akibat pemukulan tersebut, MM dirawat di Puskesmas Lantoka, Alor Timur. Selanjutnya pada 24 Oktober dipindahkan perawatannya ke RSUD Kalabahi hingga meninggal. "Kami memberikan dukungan proses hukum yang dilakukan proses hukum yang dilakukan Polres Alor," ujarnya.

Sedangkan Kepala SMP Negeri Padang Panjang, Frans Etlu meminta maaf atas peristiwa yang merengut nyawa salah satu siswa sekolah tersebut. "Peristiwa sudah terjadi dan sudah ditangani polisi," ujarnya.

Namun,Frans membantah terjadi kekerasan fisik yang dilakukan oleh guru tersebut. "Yang namanya kekerasan atau penganiyaan tidak ada. Itu sesuai keterangan dari peserta  didik," katanya. (OL-15)

 

Baca Juga

Ist/BP Batam

BP Batam Gelar Batam Sportourism 2021

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 05 Desember 2021, 09:17 WIB
Kegiatan Batam Sportourism 2021 termasuk dalam rangkaian Hari Bakti BP Batam ke-50...
MI/Dok Setwapres

Wapres: Segera Tanggulangi Dampak Bencana Erupsi Gunung Semeru

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 05 Desember 2021, 09:10 WIB
Ma’ruf juga meminta Menteri Sosial dan Kepala BNPB untuk mengambil langkah darurat termasuk pencarian...
AFP/JUNI KRISWANTO

BNPB Berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk Tangani Erupsi Gunung Semeru

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Minggu 05 Desember 2021, 06:22 WIB
Pada Sabtu (4/12) sore, Gunung Semeru, yang berada di wilayah Provinsi Jawa Timur, mengalami guguran awan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya