Selasa 19 Oktober 2021, 10:00 WIB

Akibat Susur Sungai yang Tewaskan 11 Orang, MTs Harapan Baru Hentikan PTM Terbatas

Kristiadi | Nusantara
Akibat Susur Sungai yang Tewaskan 11 Orang, MTs Harapan Baru Hentikan PTM Terbatas

MI/Kristiadi
Bangunan Madrasah Tsanawiyah Harapan Baru, Ciamis.

 

MADRASAH Tsanawiyah (MTs) Harapan Baru Kabupaten Ciamis menghentikan kegiatan sementara pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan harus kembali melakukan daring. Penghentian pembelajaran tersebut dilakukan pascatewasnya 11 siswa dalam kegiatan susur sungai di Sungai Cileueur, Kecamatan Cijeungjing, Jumat (15/10) lalu.

Kepala Sekolah MTs Harapan Baru Cijantung Idah Faridah mengatakan kegiatan PTM terbatas dihentikan sementara lantaran masih dalam suasana berkabung dan kegiatan bisa dilakukan di rumah secara daring mulai Senin (18-/10). 

Penghentian kegiatan belajar diharapkan bisa membantu pemulihan korban terutama yang selamat dari musibah tersebut.

Baca juga: Psikis Korban Dugaan Tindak Asusila Kapolsek Parigi Moutong Terguncang

"Sebagai bentuk pemulihan trauma healing pascakejadian. Semoga musibah ini menjadi terakhir dan pelajaran berharga bagi kita semua. Kami menyampaikan permintaan maaf dan belasungkawa atas kejadian selama itu dan juga meminta maaf karena baru bisa menyampaikan belasungkawa secara umum," katanya, Selasa (19/10).

Ia mengatakan, penghentian PTM itu diharapkan bisa membantu penulihan korban yang selamat atas kejadian di Sungai Cileueur. Penghentian PTM itu juga dilakukannya sebagai bentuk kepedulian Pondok Pesantren Cijantung. 

Proses PTM dilakukan secara daring karena di sekolah masih berkabung atas kejadian yang menimpa siswa siswi kelas 7 dan 8 di aliran Sungai Cileueur.

"Permohonan maaf baru bisa disampaikan saat ini sehubungan kemarin memang kami fokus pada penanganan korban dan masalah terkait dengan kejadian. Kami menghaturkan permohonan maaf sebesar-besarnya dan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa putra putri terbaik kami semoga bapak ibu dan keluarga selalu dalam lindungan Allah SWT," ujarnya melalui kanal YouTube Ponpes Al-Quran Cijantung.

Sebelumnya, tim SAR gabungan menemukan 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung, Kabupaten Ciamis, meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Cileueur, Leuwi ili, Dusun Wetan, Desa Utama, Kecamatan Cijeungjing, Jumat (15/10) pukul 17.20 WIB. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik pada BPBD Kabupaten Ciamis Memet Hikmat mengatakan tim SAR gabungan menemukan 11 siswa MTs Harapan Baru Cijantung dalam kondisi meninggal dunia dan semuanya telah berada di kamar jenazah RSUD Ciamis. 

Dalam musibah tersebut, dua korban berhasil diselamatkan warga setempat hingga kondisinya masih dirawat di rumah sakit.

"Kami bersama tim SAR gabungan mulai dari BPBD Ciamis, TNI, Polri, Basarnas, Tagana, PMI, Rapi, dibantu warga setempat melakukan pencarian terhadap korban yang tenggelam di aliran Sungai Cileueur, Leuwi ili dan korban yang sudah ditemukan itu 11 orang meninggal dunia tapi ada dua orang kondisinya selamat dan sudah mendapatkan perawatan di RSUD Ciamis," katanya, Jumat (15/10) malam. (OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Muhamad Ibnu Chazar

Banjir di Wilayah Karawang mulai Surut

👤Ferdian Ananda Majni 🕔Sabtu 27 November 2021, 13:12 WIB
Banjir terjadi setelah hujan lebat mengguyur sehingga debit air Sungai Cikaranggelam...
MI/SOLMI

Orang Rimba Serahkan Puluhan Kecepek ke Tangan Kapolda Jambi

👤Solmi 🕔Sabtu 27 November 2021, 12:37 WIB
Serah terima senjata yang biasa digunakan untuk memburu hewan di hutan dilakukan di halaman Mapolres...
Dok Yayasan Erick Thohir

Erick Thohir Sulap Halaman Posyandu jadi Taman Serbaguna

👤RO/Micom 🕔Sabtu 27 November 2021, 12:04 WIB
Sebelumnya taman itu jadi tempat parkir truk-truk besar yang ingin...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya