Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman, DIY, Dwi Anta Sudibya menyebut saat ini terdapat 210 unit bank sampah dan 25 unit TPS3R (Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle) di Sleman. Keberadaan bank sampah dan TPS3R ini mampu mengurangi permasalahan sampah di Sleman.
Ia mengatakan, semua pengelolaan sampah tersebut mampu mengurangi sampah hingga 22,48% dengan berat 57,757 ton/per tahun. "Pengelolaan sampah di TPS3R perhari mencapai 94,16%, sedangkan untuk persentase sampah terkelola oleh Bank Sampah per hari mencapai 61,87%," jelasnya.di sela-sela mendampingi Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo saat menyerahkan hibah sarana dan prasarana pengolahan sampah di Sardonoharjo, Ngaglik, Senin (18/10).
Dikatakan, TPA Piyungan akan ditutup pada 2022, sehingga TPS3R menjadi salah satu ujung tombak dalam pengelolaan sampah. "Target kita pada tahun 2025 yakni di angka 25 persen," tambahnya.
Bupati Sleman Kustini Purnomo mengatakan bantuan sarana dan prasarana yang dihibahkan ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Sleman kepada Kelompok pengelola sampah mandiri di Kabupaten Sleman yang terdiri dari Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R), karena telah membantu berkontribusi dalam mengurangi sampah di masyarakat.
"Ini merupakan bentuk apresiasi Pemkab Sleman untuk mendukung kegiatan pengelolaan sampah. Saya harap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal," kata Kustini.
Ia juga mengimbau kepada masyarakat Sleman untuk melakukan pengelolaan sampah mandiri yang dimulai dari keluarga masing-masing, dimana setiap keluarga melakukan pemilahan sampah sejak dalam rumah tangga. Sampah anorganik dikelola bank sampah, dan sampah organik dikelola dengan pembuatan kompos rumah tangga.
"Harapannya, agar sampah ini dikelola atau bahkan bahkan bermanfaat menambah ekonomi keluarga," katanya.
Ke depan, lanjutnya, konsep pengelolaan sampah zero waste di TPS3R Brama Muda akan menjadi percontohan di 25 unit TPS4R yang ada di Kabupaten Sleman. "Fasilitas di TPS3R Brama Muda sudah lengkap mulai dari pemilah, pencacah, pengayak,press plastik, unit kompos dan penguraian sampah dengan maggot, dan akan kami tambahkan incinerator sehingga zero waste bisa tercapai," katanya. (OL-15)
Pendampingan bank sampah yang dilakukan oleh CCEP Indonesia di Kelurahan Cipinang Melayu sudah berjalan sejak awal tahun 2025.
Universitas Indonesia menggandeng Bank Sampah Alamanda Sejahtera dalam kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat yang menyasar anak-anak sekolah dasar di Kota Bekasi.
FEB UI melaksanakan program pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa edukasi pengelolaan sampah organik dan anorganik bagi ibu rumah tangga.
Warga RW 01 Kelurahan Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (23/12) mendapatkan edukasi pelestarian lingkungan melalui penguatan Bank Sampah dan peningkatan akses kesehatan.
Program Waste to Empower diharapkan dapat meningkatkan kapasitas bank sampah hingga 30%.
Bank Sampah Unit Dabaresih (Dago Barat Resik Hejo) mendapat dukungan dari PT Pegadaian Kanwil Bandung
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved