Minggu 17 Oktober 2021, 20:20 WIB

Satgas: Lonjakan Kasus Covid-19 di Papua belum Tentu Akibat PON XX

M. Iqbal Al Machmudi | Nusantara
Satgas: Lonjakan Kasus Covid-19 di Papua belum Tentu Akibat PON XX

Antara
Petugas medis saat melakukan tes antigen terhadap atlet yang berlaga di PON XX Papua.

 

SATGAS Penanganan Covid-19 menekankan bahwa lonjakan kasus covid-19 dari dampak suatu acara, harus dilihat secara seksama dan membutuhkan waktu 2-3 pekan. 

Dengan begitu, lonjakan kasus covid-19 di Papua belum tentu diakibatkan perhelatan PON XX, yang baru berakhir pada Jumat (15/10) kemarin. "Melihat efek suatu event penting, seperti efek libur panjang. Karena munculnya kenaikan mobilitas dan kerumunan, akan terlihat 2-3 minggu kemudian," jelas Wiku saat dihubungi, Minggu (17/10).

Baca juga: Penyintas Lupus Boleh Divaksin Covid-19

Berdasarkan data Satgas Covid-19, sebaran kasus aktif terbanyak berada di Jawa Tengah 2.341 orang, Papua 1.757 orang, Jawa Barat 1.736 orang dan DKI Jakarta 1.356 orang. Menurut Wiku, peningkatan kasus covid-19 harus dilihat dari grafik setiap pekan. Sementara, yang terjadi di Papua tergolong fluktuatif.

"Kasus Papua dalam 1-2 bulan terakhir lihat fluktuasi. Jadi, pengamatannya perlu lebih panjang. Pemerintah tidak akan hanya mengamati tren kasus, tetapi melakukan upaya pencegahan penularan berkelanjutan melalui PPKM," imbuh Wiku.

Baca juga: Perkuat Vokasi untuk Dorong Perekonomian di Papua

Adapun kasus covid-19 per 17 Oktober, bertambah 747 orang dan kasus sembuh bertambah 1.086 orang. Adapun kasus kematian akibat covid-19 bertambah 19 orang. Penambahan kasus terbanyak pada hari ini masih terjadi di DKI Jakarta, yakni 131 orang. Lalu disusul Jawa Tengah dengan 87 kasus, sementara Papua 1 kasus dan Papua Barat 9 kasus.

Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi mengatakan kasus aktif nyatanya jumlah kasus setiap pos dan daerah sifatnya fluktuatif, bisa bertambah atau turun. "Karena pergerakan atau mobilitas yang meningkat risiko penularan akan meningkat," tutur Nadia.(OL-11)
 

Baca Juga

dok yayasan erick thohir

Bantuan Erick Thohir Jadi Cerita Bagi Anak Cucu

👤RO/Micom 🕔Minggu 28 November 2021, 13:17 WIB
Kedatangan ET menjadi cerita bagi anak dan cucu bahwa ada seorang pemimpin negeri yang mau berkunjung dan memberikan bantuan di kampung...
Dok. Probadi

Ganjar Dorong Desa Jadi Ujung Tombak Pembangunan

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 12:55 WIB
"Kita harapkan nanti betul-betul desa itu sebagai frontliner, menjadi gerbang paling depan untuk membangun," ujar...
Dok. Pribadi

Cerita Istri Ganjar Pranowo di Borobudur Marathon 2021 : Deg-degan Menunggu Start Lomba

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 28 November 2021, 12:52 WIB
Ia bahkan mengaku sempat deg-degan menunggu momen pembukaan resmi ajang lari sejauh 42,195 km itu, terlebih setelah melihat sejumlah pelari...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya