Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 7.000 pedagang di wilayah di Kabupaten Lamongan, Jatim, menerima Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima dan Warung (BTPKLW), Jumat (15/10).
Bantuan berupa uang tunai sebesar Rp 1,2 juta tersebut untuk setiap pedagang kaki lima (PKL) dan pemilik warung kecil tersebut, diberikan secara bertahap dengan menerapkan protokol kesehatan.
Tahap pertama, bantuan diberikan kepada 1.246 penerima manfaat di empat kecamatan. Meliputi Kecamatan Lamongan, Deket, Turi dan Tikung. Secara simbolis, bantuan diserahkan oleh Bupati Yuhronur Efendi kepada perwakilan PKL dan pemilik warung di halaman Markas Komando Distrik Militer 0812, Jumat (15/10).
Bupati berharap dengan adanya bantuan tunai tersebut pedagang dapat berkembang kembali. Termasuk mampu menggairahkan perekonomian yang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
"Hampir 20 bulan pandemi ini panjenengan sedoyo ada yang bisa jualan ada yang tidak. Ada yang warungnya tutup, ada yang warungnya buka tapi sepi pembeli. Nah bantuan ini dimaksudkan agar panjenengan sedoyo ini dapat bergairah kembali menghidupkan perekonomian Lamongan," ungkap Bupati.
Bupati juga mengajak seluruh camat dan kepala desa untuk terlibat aktif dalam proses pembinaan kepada warganya. Sehingga bantuan pemerintah dapat tersalurkan dengan tepat pada masyarakat yang berhak menerima.
"Uang senilai Rp 1.2 juta ini semoga dapat dimanfaatkan. Tadi saya keliling-keliling, banyak diantara penerima bantuan punya warung kopi, pedagang pentol, pedagang ayam keliling. Mudah-mudahan ini bias buat modal kembali, buat beli kopi, beli cangkir, tambahan beli gula. InsyaAllah sangat bermanfaat, barokah," imbuhnya.
Dalam kesempatan itu, Komandan Kodim 0812 Letkol Infantri Sidik Wiyono mengatakan, bantuan pemerintah yang disalurkan oleh TNI tersebut mendapat alokasi 7.000 sasaran dengan total dana Rp8,4 Miliar. Ribuan PKL dan pemilik warung ini akan mendapatkan bantuan secara bertahap.
Bantuan ini juga diprioritaskan bagi PKL dan pemilik toko/warung kecil yang belum pernah menerima bantuan dari pemerintah.
"Kami menerima alokasi 7.000 sasaran dan seluruh dananya sudah di bank BRI. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, maksimal 7 Desember 2021 sudah harus tersalurkan kepada mereka yang berhak menerima," pungkas Sidik Wiyono.(OL-13)
Baca Juga: Gelar Hajatan saat PPKM Darurat, Lurah di Depok Cuma Dituntut Rp1 Juta
KEBERHASILAN swasembada pangan di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, merupakan kerja seluruh petani Lamongan.
Sedikitnya 1.206 rumah tergenang dan 2.632 hektar sawah tambak di Lamongan terendam banjir luapan Bengawan Jero, Selasa (6/1).
Menteri Yandri memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam pemberdayaan desa.
Genangan banjir yang terjadi di ruas jalur Nasional itu dipicu akibat luapan Kali Plalangan, anak sungai Bengawan Solo yang mengalami peningkatan sejak Minggu (21/12) malam.
Penerapan subsidi pupuk bagi petambak ini dijadwalkan akan berlaku serentak di seluruh Indonesia mulai Januari 2026.
Ratusan personel gabungan yang disiagakan diminta memperketat kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan,
Para pekerja penerima BSU ini harus terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Penyaluran bantuan akan dilaksanakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.
Ketua Kamar Tata Usaha Negara Mahkamah Agung RI, Hakim Agung Yulius, kembali memimpin aksi Mahkamah Agung Peduli berupa penyaluran bantuan sosial
SEBAGAI wujud dukungan terhadap program Pemprov DKI Jakarta, Bank DKI kembali melakukan distribusi Kartu Anak Jakarta (KAJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ)
Sejumlah lansia lemas dan hampir pingsang karena terlalu lama antre berdesak-desakan untuk mendapatkan basos Kemensos sebesar Rp1,2 juta.
Warga bahkan rela panas-panasan demi mendapatkan bantuan sosial berupa uang tunai dengan nominal bervariasi, mulai dari ratusan ribu hingga di atas Rp1 juta.
Bawaslu sedang menelusuri dugaan pendistribusian bantuan sosial (bansos) berstiker capres dan cawapres nomor urut 2 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved