Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo, didampingi Ibu Negara Iriana, bertolak ke Nusa Tenggara Timur (NTT) guna melakukan kunjungan kerja, Kamis (14/10).
Melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, kepala negara bersama rombongan terbatas lepas landas menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pukul 07.35 WIB.
"Setibanya di Bandar Udara Internasional Komodo, Nusa Tenggara Timur, presiden akan menuju Kabupaten Manggarai Barat untuk meresmikan penggabungan Pelindo dan Terminal Multipurpose Wae Kelambu Pelabuhan Labuan Bajo," ujar Deputi Bidang Protokol, Pers dan Media Bey Machmudin.
Baca juga: Gubernur Sugianto Sabran Bertekad Lahirkan SDM Berkualitas
Setelah itu, masih di kabupaten yang sama, Jokowi akan menuju Puncak Waringin untuk meresmikan penataan Kawasan Puncak Waringin, penataan Kawasan Goa Batu Cermin, dan peningkatan delapan ruas jalan di Labuan Bajo.
Pada sore harinya, presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dijadwalkan akan menuju Bandar Udara Internasional Komodo, untuk lepas landas kembali ke Jakarta. (OL-1)
PENGAMAT komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga, menilai peluang Wakil Presiden terpilih Gibran Rakabuming Raka untuk maju pada Pilpres 2029 sangat kecil.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
Presiden RI ke-7, Joko Widodo menegaskan dukungan dan harapan besarnya terhadap Partai Solidaritas Indonesia (PSI) usai memberikan motivasi langsung dalam Rakernas
PRESIDEN ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
Akademisi Rocky Gerung mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberikan keterangan sebagai ahli yang dihadirkan pihak Roy Suryo dalam perkara dugaan ijazah palsu Jokowi.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved