Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
CABANG olahraga gantole menyumbangkan emas pertama untuk Sumatra Barat di kelas B ketepatan mendarat pada PON XX Papua 2021 di Lapangan Advent Doyo Baru, Kabupaten Jayapura, Rabu (29/9).
Rasa haru menyelimuti para atlet gantole Sumbar saat NSR Yalatif M berhasil mendarat tepat dengan catatan poin 0 (zero).
Semua atlet dan official cabor gantole Sumbar langsung berlarian menuju landasan NSR Yalatif M. "Alhamdulillah," ucap atlet-atlet gantole Sumbar sembari sujud syukur bersama Yalatif.
Menanggapi hasil positif tersebut, NSR Yalatif M bersyukur sekali karena sudah diberikan kelancaran dan kemudahan oleh Tuhan YME.
"Saya sangat bersyukur sekali diberikan kelancaran dan kemudahan maupun ada sedikit kejadian dengan tim kita, terkikis sekali rasanya tadi," katanya.
Baca juga: Final Sepak Takraw Ganda Putri Beregu PON
Yalatif dan rekan-rekan Gantole Sumbar juga bertekad akan menambah medali emas untuk Sumbar. "Intinya, kami bersyukur dan siap berikan yang terbaik untuk Sumbar," pungkasnya. (OL-14)
Kasus itu diduga melibatkan oknum pejabat-pejabat di lingkungan Pemprov Papua langsung maupun tidak langsung.
Meskipun sudah melakukan upaya hukum, proses persidangan masih berlanjut tanpa tanda-tanda penyelesaian yang jelas.
Julita berharap agar penyelesaian kasus ini memiliki titik terang.
"Saya kira desertasi ini luar biasa untuk kebangkitan olahraga di Papua. Bahkan saya langsung tanyakan langkah konkretnya untuk ke depan."
utang Pemerintah kepada pihak ketiga yang nilainya mencapai ratusan miliar rupiah
Pesepak bola asal Merakuke, Papua, itu dikontrak selama tiga tahun dan menjadi pemain baru kelima Macan Kemayoran.
Sejumlah atlet Olimpiade Musim Dingin 2026 melaporkan bahwa medali emas dan perunggu yang mereka raih rusak tak lama setelah upacara penyerahan.
Hingga akhir kompetisi ASEAN Para Games 2025, Indonesia berhasil mengoleksi total 392 medali, yang terdiri atas 135 medali emas, 143 perak, dan 114 perunggu.
Satu medali emas dipersembahkan dari kategori Junior 1 Urban Cheer Dance, yang sekaligus menjadi gelar juara dunia pertama Indonesia dalam sejarah keikutsertaan di CWC.
"Fokus utama kami ke depan adalah menyiapkan atlet-atlet Indonesia agar mampu tampil optimal di level tertinggi, termasuk Olimpiade, melalui proses yang terukur dan berkesinambungan,”
Terakhir kali Indonesia finis di posisi tersebut terjadi pada SEA Games 1995 di Chiang Mai, Thailand.
Material medali SEA Games 2025 disebut tahan lama yang dirancang untuk menahan benturan; lapisan permukaan emas, perak, dan nikel yang dirancang antikelupas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved