Selasa 28 September 2021, 20:46 WIB

Perbarindo-LPS Gelar Sentra Vaksinasi Covid-19 di Jepara 

Ghani Nurcahyadi | Nusantara
Perbarindo-LPS Gelar Sentra Vaksinasi Covid-19 di Jepara 

Dok. Perbarindo
Pembukaan sntra vaksinasi Perbarindo-LPS di Jepara

 

PERHIMPUNAN Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mendukung Pemerintah dalam percepatan program vaksinasi Covid-19 dengan menggelar sentra vaksinasi Covid-19 di Jepara (Jawa Tengah), Selasa (28/9). 

Pembukaan sentra vaksinasi sendiri terselenggara atas kerja sama Perbarindo dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Peduli Bakti Bagi Negeri dan juga didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara.  

Kondisi pandemi Covid-19 yang terus berlangsung sejak Maret 2020 hingga kini diakui telah memberikan dampak signifkan kepada seluruh sektor industri. Termasuk pada kinerja industri BPR-BPRS di Indonesia. 

Namun demikian, Perbarindo sebagai induk organisasi dari Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi pada negeri dalam hal ini tentang bagaimana mengakselerasi terciptanya herd immunity di masyarakat. 

“Ikhtiar dan komitmen kami untuk mendukung Pemerintah dalam mencapai herd immunity adalah dengan ikut berperan aktif melakukan akselerasi dan percepatan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat,” kata Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto. 

Joko berharap sentra vaksin Perbarindo-LPS ini dapat mempermudah masyarakat untuk mengakses vaksin Covid-19 sekaligus untuk meminimalisir dampak risiko dan jumlah orang yang terpapar Covid-19.  

Joko Suyanto menjelaskan, penyelenggaraan sentra vaksin di Kabupaten Jepara didukung oleh LPS, OJK, Pemerintah dan dinas terkait. Ke depan, pelaksanaan serupa juga akan dilakukan Perbarindo di beberapa wilayah lainnya di Indonesia. 

Baca juga : Bali Susun SOP untuk Sambut Turis Mancanegara

“Tentu saja kami berharap bahwa sentra-sentra vaskin ini dapat mengendalikan laju pandemi Covid-19 dan selanjutnya akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat menjadi segera pulih dan normal kembali,” ujarnya.   

Pada sentra vaksin yang digelar Perbarindo-LPS di Jepara ini menargetkan sekitar 1.500 peserta. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD Perbarindo Jawa Tengah Dadi Sumarsana. 

“Target kami itu dari sentra vaksin ini sebanyak 1.500 peserta. Dan itu kami sebar di tiga lokasi dan dilaksanakan dalam satu hari,” kata Dadi Sumarsana. 

Ketiga lokasi tersebut adalah; Gedung Wanita Jepara (peserta umum), SMA Negeri 1 Jepara (peserta pelajar), dan SMK Negeri 3 Jepara (peserta pelajar).

Sentra vaksin Perbarindo-LPS di Jepara ini tidak secara khusus diperuntukkan untuk karyawan dan keluarga karyawan dari BPR dan BPRS saja. Sebab sentra vaksin ini juga dibuka untuk masyarakat umum dan juga para pelajar di Jepara.  

Dadi berharap dengan adanya sentra vaksin ini akan segera tercipta herd immunity terhadap masyarakat dengan usia 12 tahun ke atas. 

Dalam kesempatan ini, Perbarindo juga menyerahkan bantuan modal kerja kepada 10 orang pelaku UMKM di Kabupaten Jepara yang berupa uang tabungan dengan masing-masing senilai Rp500.000. (RO/OL-7)

Baca Juga

MI/Haryanto

Semen Gresik Gelar Istihosah Bersama Santri di Rembang

👤Haryanto 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 12:30 WIB
PT.SEMEN Gresik (PTSG) melalui program SG Sahabat Santri menggelar dua kegiatan sekaligus yaitu peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW...
MI/Widjajadi

Klaster Covid-19 PTM di Solo ditemukan di SD dan SMP

👤Widjajadi 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 12:23 WIB
PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) di Kota Solo memunculkan klaster covid-19 baru...
Masjid Kudus

Satpol PP Kudus Ingatkan Jangan Beri Uang pada Pengemis Atau Didenda

👤Mediaindonesia.com 🕔Kamis 21 Oktober 2021, 12:04 WIB
Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mengingatkan masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pengemis maupun...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menolakkan Ancaman Kemiskinan Ekstrem

Pemerintah perlu memastikan seluruh program penanggulangan kemiskinan ekstrem diterima rumah tangga miskin ekstrem yang ada di wilayah prioritas.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya