Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) mendukung Pemerintah dalam percepatan program vaksinasi Covid-19 dengan menggelar sentra vaksinasi Covid-19 di Jepara (Jawa Tengah), Selasa (28/9).
Pembukaan sentra vaksinasi sendiri terselenggara atas kerja sama Perbarindo dengan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Peduli Bakti Bagi Negeri dan juga didukung penuh oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Pemerintah Daerah Kabupaten Jepara.
Kondisi pandemi Covid-19 yang terus berlangsung sejak Maret 2020 hingga kini diakui telah memberikan dampak signifkan kepada seluruh sektor industri. Termasuk pada kinerja industri BPR-BPRS di Indonesia.
Namun demikian, Perbarindo sebagai induk organisasi dari Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) merasa terpanggil untuk memberikan kontribusi pada negeri dalam hal ini tentang bagaimana mengakselerasi terciptanya herd immunity di masyarakat.
“Ikhtiar dan komitmen kami untuk mendukung Pemerintah dalam mencapai herd immunity adalah dengan ikut berperan aktif melakukan akselerasi dan percepatan pelaksanaan vaksinasi kepada masyarakat,” kata Ketua Umum Perbarindo Joko Suyanto.
Joko berharap sentra vaksin Perbarindo-LPS ini dapat mempermudah masyarakat untuk mengakses vaksin Covid-19 sekaligus untuk meminimalisir dampak risiko dan jumlah orang yang terpapar Covid-19.
Joko Suyanto menjelaskan, penyelenggaraan sentra vaksin di Kabupaten Jepara didukung oleh LPS, OJK, Pemerintah dan dinas terkait. Ke depan, pelaksanaan serupa juga akan dilakukan Perbarindo di beberapa wilayah lainnya di Indonesia.
Baca juga : Bali Susun SOP untuk Sambut Turis Mancanegara
“Tentu saja kami berharap bahwa sentra-sentra vaskin ini dapat mengendalikan laju pandemi Covid-19 dan selanjutnya akan mendorong aktivitas ekonomi masyarakat menjadi segera pulih dan normal kembali,” ujarnya.
Pada sentra vaksin yang digelar Perbarindo-LPS di Jepara ini menargetkan sekitar 1.500 peserta. Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPD Perbarindo Jawa Tengah Dadi Sumarsana.
“Target kami itu dari sentra vaksin ini sebanyak 1.500 peserta. Dan itu kami sebar di tiga lokasi dan dilaksanakan dalam satu hari,” kata Dadi Sumarsana.
Ketiga lokasi tersebut adalah; Gedung Wanita Jepara (peserta umum), SMA Negeri 1 Jepara (peserta pelajar), dan SMK Negeri 3 Jepara (peserta pelajar).
Sentra vaksin Perbarindo-LPS di Jepara ini tidak secara khusus diperuntukkan untuk karyawan dan keluarga karyawan dari BPR dan BPRS saja. Sebab sentra vaksin ini juga dibuka untuk masyarakat umum dan juga para pelajar di Jepara.
Dadi berharap dengan adanya sentra vaksin ini akan segera tercipta herd immunity terhadap masyarakat dengan usia 12 tahun ke atas.
Dalam kesempatan ini, Perbarindo juga menyerahkan bantuan modal kerja kepada 10 orang pelaku UMKM di Kabupaten Jepara yang berupa uang tabungan dengan masing-masing senilai Rp500.000. (RO/OL-7)
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
PT CRIF Lembaga Informasi Keuangan (CLIK) menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Perhimpunan Bank Perekonomian Rakyat Indonesia (Perbarindo).
Di tengah beragamnya penawaran investasi dengan profil risiko yang bervariasi, semakin banyak masyarakat yang mencari alternatif lebih stabil, aman, dan tetap menguntungkan.
Fleksibilitas deposito memungkinkan investor lebih leluasa dalam menyusun strategi jangka menengah dan pendek.
Pemanfaatan data kependudukan yang akurat akan menjadi faktor utama dalam mendorong efisiensi layanan perbankan serta meningkatkan inklusivitas keuangan bagi masyarakat
Di sejumlah kawasan di Kabupaten Jepara seperti Kecamatan Monggo dan Kembang harga melonjak hingga mencapai Rp30 ribu per tabung.
Proses hukum kini difokuskan pada dua tersangka yang telah ditahan dan satu penyuplai yang masih dalam pengejaran.
POLISI memeriksa pemilik usaha dalam kasus tewasnya 5 warga setelah menenggak minuman keras atau miras oplosan di Jepara. Korban miras oplosan bertambah
Kepolisian Jepara juga masih melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus minuman keras oplosan tersebut, yakni dengan melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi.
Predator seksual asal Desa Sendang, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Safiq, 21, dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Jepara untuk kembali disidangkan.
DALAM empat hari puluhan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung melanda Kabupaten Jepara, Jawa Tengah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved