Jumat 24 September 2021, 16:59 WIB

Satgas Covid-19 Kabupaten Ciamis Awasi tiap Sekolah

Kristiadi | Nusantara
Satgas Covid-19 Kabupaten Ciamis Awasi tiap Sekolah

Antara/Adeng Bustomi.
Siswa kelas I dan II mengikuti PTM terbatas dalam satu ruang kelas di Madrasah Ibtidaiyah Pasawahan, Dusun Ciakar, Kabupaten Ciamis, Jabar.

 

PEMERINTAH Kabupaten Ciamis melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 masih terus melakukan operasi yustisi dilakukan di setiap sekolah untuk menerapkan protokol kesehatan. Dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas, belum ditemukan kasus terkonfirmasi positif covid-19 guru dan siswa di wilayah itu.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Endang Kuswana, mengatakan, semua unsur pemerintahan mulai dari tim gabungan dinas dan Polri-TNI selama ini terus menyisir sekolah saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di berbagai wilayah untuk mencegah munculnya klaster. Pencegahan tersebut dilakukan dengan patroli ke tiap sekolah setiap harinya.

"Sesuai instruksi Bupati Ciamis pelaksanaan pembelajaran tatap muka harus dilakukan dengan melakukan pemeriksaan kelengkapan protokol kesehatan sekolah, termasuknya guru dan siswa, selama kegiatan berlangsung. Akan tetapi, sekolah di wilayah pelosok Ciamis juga mendapatkan perhatian khusus giat patroli Satgas Covid-19 untuk menerapkan prokes," katanya, Jumat (24/9).

Ia mengatakan, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas yang dilakukan sekarang bahwa semua sekolah sudah melakukan kegiatan belajar dengan menerapkan sistem ganjil genap. Ini pun termasuk Satgas Covid-19 setiap hari menggelar patroli memastikan kesehatan guru pengajar dan murid di sekolah. Namun, jika ada kesehatan murid atau guru yang kurang baik diminta kesadaran sendiri untuk tidak ikut dalam proses pembelajaran tatap muka di dalam kelas.
 
"Kita terus melakukan edukasi terutama pada guru dan siswa, termasuk harus selalu menerapkan protokol kesehatan ketat mulai dari memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas. Ini karena pembelajaran untuk jenjang SD sudah divaksinasi 85%, guru SMP, tenaga pendidik 89%, pelajar SMP 56%, dan pelajar usia 12 tahun ke atas 40%," ujarnya.

Masih banyak tenaga pengajar yang belum melakukan vaksinasi karena dari mereka memiliki penyakit penyerta. Akan tetapi, guru pengajar tersebut berjumlah 230 orang dan tenaga pendidik 91 orang dari total guru PNS dan non-PNS di Kabupaten Ciamis sebanyak 2.591 orang serta tenaga pendidik 707 orang.

Baca juga: Tempat Wisata di Pagaralam Dibuka dengan Protokol Kesehatan

"Serbuan vaksinasi akan terus dilakukan dari TNI dan Polri guna meningkatkan kekebalan tubuh atau herd immunity di akhir 2021 terhadap siswa sekolah termasuk para guru pengajar dengan harapan kegiatan tatap muka berjalan normal. Besok Sabtu (25/9) kegiatan vaksinasi akan kembali digelar bagi anak sekolah," paparnya. (OL-14)

Baca Juga

Dok. Pribadi

Peringati Hari Santri, Sahabat Ganjar Bantu Pesantren 

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:17 WIB
"Kami mulai dari Tegal, sebagai pembuka rangkaian kegiatan grebek ponpes dengan tema santri kreatif santri muda inspiratif," kata...
Dok. Pribadi

Siswa SMA ini Ikut Bantu Buka Akses Air Bersih di NTT 

👤ediaindonesia.com 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 23:08 WIB
Carolene pun berkolaborasi mengusung program Water For...
MI/DJOKO SARDJONO

Tangani Covid-19, Klaten Gandeng Ulama, Umara, dan FKUB

👤Djoko Sardjono 🕔Jumat 22 Oktober 2021, 22:10 WIB
Silaturahmi dengan sejumlah elemen digelar karena masih ada warga di Klaten yang menolak...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Amendemen Konstitusi antara Ambisi Elite dan Aspirasi Rakyat

Persepsi publik mengenai cara kerja presiden lebih mengharapkan pemenuhan janji-janji politik saat kampanye ketimbang bekerja berdasarkan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN).

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya