Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN kepolisian di Sumatra Utara kembali menangkap para pelaku begal. Kali ini penangkapan dilakukan terhadap empat pelaku begal di Kabupaten Batu Bara yang terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan.
Kapolres Batu Bara AKBP Ikhwan Lubis mengatakan para personel Satreskrim telah menangkap empat pelaku begal yang selama ini meresahkan masyarakat di wilayah hukumnya. Dalam penangkapan, petugas terpaksa melepaskan tembakan untuk melumpuhkan para pelaku.
"Petugas terpaksa melepaskan tembakan tegas dan terukur terhadap keempat tersangka," ungkapnya saat dikonfirmasi, Rabu (22/9).
Kapolres menjelaskan, pengungkapan kasus ini berdasarkan laporan korban atas nama Asmawati. Korban melaporkan mengalami pembegalan pada Jumat (30/8), sekitar pukul 20.40 WIB di Jalan Desa Mangkai Baru, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.
Dari hasil pengusutan petugas, pembegalan dilakukan empat orang pelaku. Dalam menjalankan tindak kejahatannya mereka memilih mengincar korban dari kalangan wanita yang mengendarai sepeda motor sendirian.
Terhadap Asmawati, para pelaku mengikuti dan memepet kendaraannya ke pinggir jalan pada saat kondisi sedang sepi. Setelah itu mereka merebut paksa sepeda motor milik korban dengan cara menarik setang sepeda motor.
Komplotan begal ini terdiri dari empat pria dan dua di antaranya adalah residivis. Kedua residivis itu adalah pelaku berinisial TM, 26, dan IW, 26.
TM, warga Dusun 1, Desa Tanjung Kubah, Kecamatan Air Putih, itu adalah residivis kasus serupa. Dalam kasus ini dia berperan sebagai otak pembegalan. Sedangkan IW, warga Lingkungan V, Kelurahan Indrasakti, Kecamatan Air Putih, adalah seorang residivis kasus pencurian.
TM dan IW menjalin pertemanan ketika keduanya menjadi penghuni lapas. Saat membegal Asmawati, TM berperan memepet korban dan IW merebut paksa sepeda motor.
Pelaku ketiga berinisial HF, 19, warga Dusun II, Desa Sipare-pare, Kecamatan Air Putih, dan pelaku keempat adalah AK, 19, warga Dusun III, Desa Sipare-pare, Kecamatan Air Putih. Keduanya berperan mengawasi lokasi.
Saat penangkapan, keempatnya terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha melawan petugas dan mencoba kabur. Para pelaku melakukan perlawanan saat mereka diminta petugas menunjukkan di mana sepeda motor hasil rampasan disembunyikan.
Selain mengamankan keempat tersangka begal, tim Satreskrim juga mengamankan AP, 28, warga Desa Aek Nabuntu, Kecamatan Aek Ledong, Kabupaten Asahan. Dalam kasus ini AP menjadi tersangka penadah barang curian.
Adapun keempat pelaku akan dipersangkakan melanggar Pasal 365 ayat (2) huruf e KUHPidana, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Sedangkan pelaku penadah dipersangkakan melanggar Pasal 480 ayat (1) KUHPidana dengan ancaman hukuman 4 tahun penjara. (YP/OL-10)
Untuk mengantisipasi dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem, pemprov sudah melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca pada 18-21 Februari di Bandara Silangit dan Bandara Kualanamu.
SUMATRA Utara disebut sebagai wilayah dengan penerapan sanksi hukum paling ekstrem bagi para pelaku kejahatan narkotika di Indonesia.
POLISI menggagalkan upaya pengiriman narkotika jenis sabu seberat delapan kilogram yang dikirim dari Sumatra Utara (Sumut) menggunakan bus angkutan umum dengan modus sebagai oleh-oleh.
BMKG beri peringatan dini potensi hujan lebat di Sumatra Utara pada Rabu (18/2). Cek wilayah terdampak mulai dari Medan hingga Simalungun di sini.
Kemeninves sampai Danantara diyakini bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk mengelola lahan perkebunan sampai pertambangan ini.
Barita mengatakan upaya hukum ini diharapkan dapat memberikan kejelasan terhadap penyebab bencana di Sumatra.
Kronologi lengkap pembegalan terhadap warga Baduy di Cempaka Putih, Jakarta. Korban terluka, kehilangan barang, dan sempat ditolak rumah sakit
Sandy diringkus setelah berusaha merampas sepeda motor milik warga bersama dua rekannya yang masih buron.
Kampung Bahari di Jakarta Utara dikenal sebagai zona merah narkoba selama lebih dari satu dekade. Jejak bandar, begal, dan jaringan peredaran sabu terus berulang.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung membantah soal rumah sakit di Jakarta menolak warga Baduy bernama Repan yang menjadi korban begal di kawasan Cempaka Putih.
POLISI menangkap tiga pelaku komplotan begal dengan modus berpura-pura menolong korban yang ban kendaraannya disebut mereka oleng, di Kabupaten Deli Serdang.
Albhi dikenal sebagai spesialis begal yang sudah tujuh kali beraksi di berbagai wilayah Medan dan sekitarnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved