Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBELAJARAN Tatap Muka (PTM) terbatas yang sudah berlangsung di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur, berjalan lancar. Dari sebelumnya, 59 sekolah yang diizinkan menggelar PTM, sampai Selasa (21/9) sudah tercatat 139 sekolah terdiri dari 109 sekolah dasar (SD) dan 30 sekolah menengah pertama (SMP).
Sekolah yang mendapat izin menggelar PTM telah memenuhi syarat yang diterapkan satgas covid-19 seperti mengatur jarak tempat duduk siswa di ruangan, dan menyiapkan tempat cuci tangan bersama sabun, serta hand sanitizer.
Selain itu, hampir seluruh siswa yang mengikuti PTM sudah divaksin covid-19. Beberapa siswa belum divaksin karena sakit. Sedangkan sekolah yang belum diberikan izin untuk menggelar PTM sebanyak 71 sekolah terdiri dari 45 SD dan 26 SMP.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kota Kupang, Dumul Djami mengatakan ada tim dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang sedang melakukan monitoring dan penilaian di masing-masing sekolah terkait PTM tersebut.
"Jika menurut hasil penilaian tim ternyata sekolah mengabaikan protokol covid-19, maka rekomendasi pembelajaran tatap muka terbatas bagi sekolah tersebut akan dicabut dan kembali ada pembelajaran jarak jauh (daring)," tegasnya.
Untuk mencegah penyebaran covid-19 di sekolah, Wali Kota Kupang Jefri Riwu Kore minta siswa yang mengikuti pembelajaran tatap muka, membawa bekal dari rumah masing-masing. "Tidak boleh jajan sembarang, tekun belajar, mengerjakan tugas-tugas sekolah secara baik agar kelak menjadi anak-anak yang pintar dan berprestasi," pesannya.
Kepala SD Kristen Hosana Agape Kupang, Dicky Fanggidae mengatakan, sekolah yang dipimpinnya sudah memenuhi persyaratan PTM terbatas. Mulai dari perlengkapan covid-19, pengawasan satgas covid-19 tingkat sekolah dan kesiapan guru yang mengisi proses belajar mengajar. "Pembelajaran tatap muka masih diprioritaskan kepada siswa SD kelas 1, dan kelas 5 khususnya peserta asesmen nasional sebanyak 35 orang," ungkapnya. (OL-15)
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Tanah longsor terjadi pada Kamis (22/1) sore akibat curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah tersebut sejak pagi hari.
Sebuah pertikaian keluarga berujung pada tewasnya seorang pria berusia 55 tahun, berinisial MG di Rumah Adat Gendang Palit. Korban diduga menjadi korban penganiayaan oleh tiga keponakan.
Penundaan pelayaran ini sejalan dengan peringatan dini cuaca maritim yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Tenau Kupang.
PULUHAN siswa Sekolah Dasar Inpres (SDI) di Pilau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), harus menempuh proses belajar di gedung yang rusak parah.
Dunia usaha di Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan optimisme kuat memasuki awal 2026, seiring meningkatnya investasi dan membaiknya aktivitas ekonomi pada akhir 2025.
HUJAN lebat disertai angin kencang yang melanda Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (24/1) dini hari nyaris merenggut nyawa seorang anak perempuan.
Sjafrie menegaskan bahwa sejarah perjalanan Timor Timur adalah urusan kebangsaan yang harus diletakkan pada fondasi empati dan persaudaraan.
Sinergi seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam memastikan pengoperasian bandara internasional dapat berjalan optimal sejak hari pertama.
MENJELANG Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mengungkapkan telah melakukan berbagai cara untuk meredam harga utamanya komoditas pangan.
HARI Studi dan HUT ke-50+1 Majelis Nasional Pendidikan Katolik (MNPK) digelar di Kupang, Nusa Tenggara Timur, Rabu (17/12).
Kelangkaan air di Kupang selama ini memaksa banyak keluarga harus menempuh jarak jauh, membeli air dengan harga tinggi, atau berhemat ekstrem dalam aktivitas sehari-hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved