Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYAKARAT di wilayah Bandung Raya, Jawa Barat diminta meningkatkan kewaspadaan potensi bencana hidrometeorologi seiring masuknya musim hujan yang datang lebih awal dari biasanya. Khusus di Kabupaten Bandung Barat, setidaknya ada 10 kecamatan yang masuk kategori waspada banjir, banjir bandang dan longsor yaitu Gununghalu, Rongga, Sindangkerta, Parongpong, Cisarua, Lembang, Cikalongwetan, Padalarang, Ngamprah, dan Cipatat.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandung, Teguh Rahayu mengungkapkan, wilayah Bandung Raya termasuk Bandung Barat terletak di kawasan Cekungan Bandung yang dikelilingi pegunungan dan bukit dengan elevasi mencapai lebih dari 2.000 m di atas muka laut.
"Bandung Raya memiliki potensi bencana hidrometeorologi terkait topografi seperti banjir dan tanah longsor. Selain itu masih ada potensi bencana lainya seperti hujan es dan angin kencang/puting beliung," katanya, Kamis (16/9).
Teguh mengatakan, musim hujan di wilayah Bandung Raya diprediksi dimulai pada awal Oktober 2021. Sedangkan puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada Januari 2022. Meski begitu, pada saat ini hujan mulai turun di beberapa wilayah.
"Sifat musim hujan wilayah Bandung Raya diprediksi bersifat AN (atas normal). Potensi peningkatan curah hujan diprediksi bisa mencapai 20 40 persen lebih tinggi dari kondisi normalnya," beber Teguh.
Menurut Teguh, kondisi sifat hujan Atas Normal memicu peningkatan potensi kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Bandung Raya.
Selain itu, pihaknya pun mengimbau masyarakat yang tinggal di pesisir selatan Jawa Barat lebih waspada karena berpotensi terjadi gelombang tinggi hingga satu minggu ke depan.
"Kondisi peningkatan potensi tersebut diprediksi akan mulai terjadi sejak pertengahan Dasarian II September hingga Puncak Musim Hujan di Januari 2022," ungkapnya. (OL-15)
MENSOS Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyerahkan santunan dengan total nilai Rp345 juta kepada ahli waris 23 Prajurit Korps Marinir TNI AL yang gugur akibat bencana tanah longsor Cisarua.
STATUS tanggap darurat bencana longsor Pasirlangu, Kecamatan Cisarua resmi dicabut pada Jumat, 6 Februari 2026. Meski demikian, proses pencarian korban masih dilanjutkan.
OPERASI pencarian korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat dipastikan akan ditutup pada Jumat (6/2) mendatang. Namun, Basarnas akan melakukan evaluasi.
Selain korban jiwa, ribuan warga yang selamat dari bencana harus diungsikan ke tempat aman. Hal ini menjadi perhatian khusus PTPN dengan langkah tanggap darurat bencana.
Selain proses evakuasi, Baznas juga mengaktifkan layanan Dapur Air di lokasi banjir bandang dan longsor di Bandung Barat.
TIM Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi 57 jenazah korban longsor Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Provinsi Jawa Barat.
Berdasarkan analisis BBMKG Denpasar, monsun Asia diprakirakan masih akan memberikan pengaruh kuat disertai dengan terbentuknya pola pertemuan angin
Meskipun modifikasi cuaca merupakan ikhtiar mitigasi yang penting, teknik ini bukanlah solusi permanen.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
KELURAHAN Cisarua di Kecamatan Cikole Kota Sukabumi, Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah rawan bencana hidrometeorologi.
Data BMKG selama 16 tahun terakhir (2010–2025) juga memperlihatkan tren peningkatan kejadian banjir dan tanah longsor yang sejalan dengan kenaikan suhu dan perubahan iklim.
Survei pascabencana yang dilakukan Pusat Koordinasi Nasional Mapala se-Indonesia bersama pegiat lingkungan menemukan ratusan titik longsor di kawasan hulu sungai Tapanuli Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved