Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) terus mengencarkan vaksinasi massal guna mendukung percepatan cakupan vaksinasi Covid-19. Kali ini, vaksinasi massal menyasar Ibu Hamil, Ibu Menyusui, Lansia, Anak Usia 12-17 Tahun dan Disabilitas di halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Selasa (14/9).
Vaksinasi massal ini menargetkan 12.863 orang. Kegiatan ini digelar selama sebulan di 32 Puskesmas se-kabupaten Ogan Komering Ilir, Klinik Polres OKI, Klinik Kodim dan halaman kantor Dinas Kesehatan Kabupaten OKI. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI, Iwan Setiawan mengatakan akselerasi vaksinasi untuk mencapai target herd immunity.
"Agar Herd Immunity segera terbentuk di OKI maka vaksinasi salah satu solusinya. Di Kabupaten OKI ada 12.863 Ibu Hamil dan 5.862 Ibu Menyusui. Kedua kelompok ini memiliki imunitas yang lemah dengan vaksinasi bisa meningkatkan imunitas bumil dan busui di OKI," ucap Iwan Setiawan.
Iwan menambahkan vaksinasi untuk Ibu Hamil dan Ibu Menyusui tidak hanya baik untuk kesehatannya tetapi juga bisa memproteksi janin dan balita Ibu tersebut. Hal ini juga selaras dengan Program Revolusi KIA Dinkes OKI yang membantu Persalinan Ibu Hamil.
Melalui program ini sebanyak 2.409 kelahiran mampu ditangani secara profesional oleh petugas kesehatan. Ia mengaku tahun 2020, untuk pertama kali OKI Zero kematian Ibu melahirkan.
"Vaksinasi untuk Ibu Hamil (usia kehamilan 13-40 Minggu) dan Menyusui mulai dilaksanakan dari 13 September 2021 hingga 13 Oktober 2021). Dengan begitu, maka target 70 persen vaksinasi di bulan Desember dapat tercapai," imbuhnya.
Sementara itu, Bupati Ogan Komering Ilir, Iskandar mengatakan vaksinasi ini sangat penting karena bertujuan untuk melindungi para ibu hamil dan menyusui dari potensi tertular Covid-19.
"Jadi vaksinasi ini upaya kita bersama untuk perlindungan bagi ibu hamil dan menyusui juga bisa maksimal. Oleh karena itu, penting sekali bagi kita semuanya untuk menginformasikan kepada masyarakat terkait dengan pentingnya vaksin," tuturnya. (OL-15)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
P1 (Penumbra mulai) gerhana bulan total di Sumsel akan terjadi pukul 22.26 wib, Minggu malam.
Ini kata BMKG. soal anggapan sebagian orang yang menganggap bahwa gempa Banyuasin tidak lazim karena terjadi di wilayah yang belum pernah terjadi gempa.
Sebayak tujuh program prioritas yang akan dijalankan dalam upaya percepatan kesejahteraan rakyat dan pembangunan di Sumatra Selatan (Sumsel).
GUBERNUR Sumsel mengaku sepakat dengan pernyataan Presiden Prabowo Subianto untuk mempersingkat birokrasi dan menghapus birokrasi yang bertele-tele.
GUBERNUR Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru meminta Presiden Prabowo Subianto membantu penyelesaian pembangunan Bendungan Tiga Dihaji di OKU Selatan.
Laporan terbaru NCHS menunjukkan tren kenaikan kasus sifilis maternal. Kenali risiko, gejala "senyap", dan cara melindungi janin dari infeksi mematikan.
Pada 2026 cakupan intervensi diharapkan semakin luas sehingga target penurunan stunting hingga 5 persen pada 2045 dapat tercapai.
Sentuhan ini ternyata sudah bisa dirasakan oleh bayi di dalam kandungan saat kehamilan memasuki trimester kedua.
Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran bayi yang semakin besar akan memberikan tekanan mekanis pada pembuluh darah di sekitar panggul.
Anemia bukan sekadar masalah kekurangan darah biasa, melainkan pemicu berbagai komplikasi serius.
Ia menjelaskan pada 1.000 hari pertama kehidupan penting untuk perkembangan anak dan BGN akan pastikan program untuk seluruh ibu hamil, ibu menyusui dan anak balita.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved