Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA BPBD Daerah Istimewa Yogyakarta Biwara Yuswantana menyampaikan, pihaknya telah melakukan
penertiban terhadap tempat penambangan pasir lereng Merapi.
"Kami telah memasang portal di 14 titik penambangan pasir karena tidak berizin," kata Biwara, Jumat (9/9). Lokasi yang diberi portal tersebut berada di tanah Sultan Ground dan Tanah Kas Desa.
Pemasangan portal ini bertujuan melestarikan lingkungan aspek lingkungan, menyelamatkan warga dari ancaman longsor, dan meenyelamatkan penambang pasir dari ancaman banjir material saat terjadi hujan deras di hulu Gunung Merapi. "Kami juga ingin melestarikan Gunung Merapi sebagai aspek budaya," kata dia.
Biwara juga menyampaikan tingkat aktivitas Gunung Merapi masih Siaga (Level III) sejak 5 November 2020. Dengan aktivitas Gunung Merapi saat ini warga diminta tetap menjaga kesiapsiagaan.
Baca juga: Sektor Pertambangan Bergairah, Kobexindo Raih Lonjakan Pendapatan 143%
Pasalnya, beberapa kali Gunung Merapi meluncurkan awan panas hingga radius 2-3 kilometer sehingga mengakibatkan hujan abu vulkanik di lereng Merapi. "Masyarakat diimbau siap dengan maskernya kalau ada debu (vulkanis)," tutup dia. (OL-14)
Hingga Oktober 2025, kerusakan kawasan konservasi akibat tambang ilegal telah mencapai 409 hektare.
Target penanaman satu juta pohon bukan sekadar angka, melainkan gerakan besar untuk membangkitkan kepedulian warga terhadap pelestarian Merapi.
Selain penanaman pohon di 50 hektar kawasan TNGM, pihaknya juga akan melakukan kajian terkait pemulihan ekosistem di lokasi-lokasi bekas penambangan liar.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menginformasikan telah terjadi Awan panas dengan jarak luncur 1,1 kilometer, Rabu (18/9) pagi.
Survei dari platform layanan akomodasi RedDoorz menunjukkan bahwa berlibur ke luar kota lebih diminati dibandingkan dengan staycation,
SEJAK Minggu (2/6) kemarin pukul 18.00 WIB hingga Senin (3/6) pukul 06.00 WIB, Gunung Merapi memuntahkan lava hampir setiap jam.
Peralatan pemantau aktivitas Gunung Merapi mencatat lonjakan kegempaan selama periode Jumat (9/1) hingga Kamis (15/1), dengan total 1.277 kejadian gempa.
Jarak luncur ke-8 kali awan panas guguran itu maksimum 1.500 meter dari puncak dan mengarah ke barat daya atau mengarah ke hulu Kali Krasak, Bebeng dan Sat/Putih.
BPPTKG Yogyakarta melihat adanya sedikit perubahan morfologi pada kubah barat daya Gunung Merapi, akibat perubahan volume kubah dan aktivitas guguran lava.
BPPTKG Yogyakarta menyatakan luncuran awan panas guguran maupun lava Gunung Merapi, masih dalam jarak aman dari permukiman maupun destinasi wisata di lereng gunung itu.
BADAN Geologi ESDM menyebut dari sekitar 500 gunung api di Indonesia, pertengahan Desember ini sebanyak 3 gunung berstatus siaga, 24 waspada, dan total 127 gunung api berstatus aktif.
"Jadi memang wajar (terjadi guguran) ketika musim hujan di bulan November, Desember (2025), kemudian puncaknya nanti Januari, Februari (2026) itu intensitas guguran akan sedikit meningkat,"
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved