Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 109 orang warga Kabupaten Lebong, Bengkulu, terserang Demam Berdarah Dengue (DBD) sejak Januari hingga Agustus 2021. Peralihan musim dari kemarau ke hujan sejak Januari hingga Agustus menjadi penyebab banyaknya warga yang terserang penyakit ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebong Rachman mengatakan selama Januari hingga Agustus sebanyak 109 orang warga telah terserang DBD dan tersebar di 13 puskesmas.
"Dinkes telah memastikan hingga saat ini tidak ada korban meninggal dunia dan telah mengambil langkah pencegahan penularan dengan melakukan fogging atau pengasapan di lingkungan yang sudah terdapat korban," ujarnya.
Upaya yang dilakukan, lanjut dia, untuk memutus mata rantai perkembangbiakan nyamuk yang menjadi perantara DBD. Selain itu, Dinkes meminta seluruh puskesmas aktif menyosialisasikan gerakan 3M plus ke masyarakat sebagai pencegahan terbaik menjangkitnya DBD.
Baca juga: Kasus DBD Terus Meningkat di Tengah Pandemi Covid-19
Kabupaten Lebong merupakan satu dari tiga kabupaten di Provinsi Bengkulu yang tercatat endemik DBD. Rinciannya, pada Januari 14 kasus, Februari 18, Maret 18, April 10 kasus, Mei 14 kasus, Juni 13 kasus, Juli 17 dan Agustus empat kasus.
"Pada 2020 lalu DBD menyerang 114 korban dan jumlah itu berkurang sedikit dari tahun 2019 yang mencapai 117 kasus dan 2018 sebanyak 116 korban," imbuhnya.
Rata-rata korban DBD, kata dia, merupakan penderita baru yang sebelumnya tidak pernah terjangkit virus dengue. Dari pengalaman pada tahun sebelumnya, empat dari 12 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebong, tergolong rawan DBD.
Sebanyak empat kecamatan tersebut, yakni Kecamatan Lebong Utara, Lebong Selatan, Amen dan Lebong Tengah.(OL-5)
Selain itu lanjut dia, segera menghubungi layanan panggilan darurat 112 agar petugas yang bersiaga dapat menindaklanjuti laporan yang disampaikan oleh masyarakat Kota Bengkulu.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Harga komoditas cabai merah keriting di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, masih bertahan Rp35 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir setelah pasokan mulai normal.
RUMAH warga yang berada di empat kecamatan di Kota Bengkulu, Provinsi Bengkulu, terendam banjir selama dua hari terakhir.
Berdasarkan pemantauan BMKG, Bibit Siklon Tropis 93S memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 55 knot atau sekitar 74 kilometer per jam
Pada periode penyaluran 2025, lanjut dia, jumlah penerima bantuan pangan mengalami penurunan sebesar 1,3 persen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved