Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
Ketua DPD RI saat meninjau lokasi Festival Kerajaan Adat Nusantara bersama Sultan Keraton Sumedang Larang Paduka Yang Mulia HRI Lukman Soemadisoeria di Keraton Sumedang Larang (Komplek Museum Prabu Geusan Ulun), Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Jumat (20/8).
KETUA DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, mengawali kunjungan kerja ke Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Yakni dengan meninjau lokasi yang disiapkan sebagai tempat penyelenggaraan Festival Adat Kerajaan Nusantara (FAKN) 2021 yang akan diselenggarakan pada September mendatang.
FAKN 2021 rencananya digelar di Keraton Sumedang Larang, yang sekarang juga menjadi Museum Prabu Geusan Ulun di Regolwetan, Sumedang Selatan, Sumedang, Jawa Barat.
Kehadiran LaNyalla disambut langsung Sultan atau Sri Radya Keraton Sumedang Larang (KSL), Paduka Yang Mulia HRI Lukman Soemadisoeria, dan putra mahkota Rd Luky Djohari Soemawilaga beserta pengurus keraton lainnya.
LaNyalla hadir didampingi senator lainnya, yaitu Fachrul Razi (Aceh), Bustami Zainudin (Lampung), Eni Sumarni (Jawa Barat), Sekjen DPD RI Rahman Hadi, Yani WS Koeswodidjoyo (Sekjen Majelis Adat Kerajaan Nusantara) dan Dr Yurisman Star (Ketua Tim Pokja Kerajaan Nusantara).
Menurut LaNyalla, eksistensi kerajaan-kerajaan di Indonesia harus terus dipelihara. Salah satu caranya dengan dihelatnya Festival Kerajaan Nusantara.
"Melalui kegiatan budaya tersebut para pemimpin kerajaan atau kesultanan di seluruh Indonesia bisa unjuk gigi dan menampilkan segala potensinya," kata LaNyalla.
FAKN sebuah agenda tahunan yang diikuti hampir seluruh kerajaan atau keraton yang masih eksis di Indonesia. Kerajaan-kerajaan yang berpartisipasi menampilkan pakaian adat, persenjataan dan
berbagai perangkat kerajaan lainnya, juga pameran budaya dan seni.
Dalam kunjungannya, LaNyalla diajak melihat koleksi-koleksi pusaka dan benda peninggalan dari zaman Kerajaan Pajajaran yang masih dirawat dengan baik oleh Keraton Sumedang Larang.
LaNyalla pun dibuat tertarik dengan koleksi keris yang diceritakan Sultan KSL, yakni 2 buah Keris Nagasasra. "Saya juga punya 1, Keris Nagasasra. Ada beberapa juga keris kuno Kerajaan Pajajaran," ujar LaNyalla, Jumat (20/8/2021).
Senator asal Jawa Timur ini juga diajak berkeliling Kompleks Museum Geusan Ulun yang terdiri dari beberapa bangunan dan lahan kosong. Di antaranya Gedung Pusaka, Gedung Kereta, Gedung Gendeng, Gedung Gamelan dan Gedung Bumi Kaler.
Selain Keris Nagasasra, LaNyalla juga tertarik dengan mahkota raja koleksi KSL. Mahkota ini merupakan peninggalan Kerajaan Pajajaran terbuat dari emas seberat 5 kilogram dan usianya lebih dari 500 tahun.
"Namanya Makuta Binokasih peninggalan Prabu Geusan Ulun yang merupakan penutup kepala raja dari emas dengan motif Batara Rama. Ini melambangkan keluhuran seorang raja agar memiliki sifat seperti Batara Rama," ucap Sultan KSL.(RO/OL-10)
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
KONSISTENSI Ketua Komite II DPD Badikenita B.R. Sitepu, dalam memperjuangkan nasib petani mendapatkan pengakuan tertinggi negara.
Sekretariat Jenderal DPD RI menggelar pelepasan pegawai purna tugas, alih tugas, dan pensiun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian kepada institusi.
Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, memimpin acara penghormatan dan pelepasan bagi sejumlah mantan pimpinan serta pejabat Setjen DPD RI
Setjen DPD RI meraih Juara II Penghargaan Reksa Bandha 2025 pada Kategori I Kualitas Pelaporan Barang Milik Negara (BMN).
DPD RI meraih predikat Informatif pada IKIP 2025 dengan nilai 98,11 dan masuk 10 besar lembaga negara paling terbuka informasi.
Capaian tersebut menempatkan Sumedang sebagai salah satu daerah strategis di Kawasan Rebana Metropolitan
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Pemkab Sumedang membantu penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan), benih dan perbaikan irigasi.
Sebelumnya, di Sumedang telah beroperasi Sekolah Rakyat di Gedung Balai Latihan Kerja. Proses belajar mengajar sudah dimulai sejak 5 Agustus 2025 lalu.
Donasi ini merupakan hasil penggalangan dana sukarela dari Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, serta masyarakat Kabupaten Sumedang
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved