Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Kabupaten Kudus kini gencar melakukan vaksinasi kepada seluruh kelompok masyarakat untuk mencapai herd immunity. Seperti yang di gelar dalam vaksinasi masal kepada ibu hamil di seluruh Puskesmas di Kudus mulai Kamis (19/8/21).
"Karena ibu hamil paling rentan terpapar Covid-19. Alhamdulillah kini sudah diperbolehkan vaksinasi karena ibu hamil imunya seringkali drop," kata Mawar Hartopo Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kudus saat mengunjungi Puskesmas Kaliwungu, Kamis (19/8/21).
Dalam vaksinasi masal yang digelar menggunakan vaksin sinovac. Pihaknya berupaya membantu target vaksinasi bagi ibu hamil dapat tercapai maksimal. "Kita akan muter ditiga kecamatan melihat proses vaksinasi. Semoga ikhitiar ini memberi keselamatan ibu hamil," ucapnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kudus Badai Ismoyo menyampaikan, Dalam vaksinasi digelar serentak disembilan puskesmas di Kudus. Di mana dalam vaksinasi masal sedikitnya seribu ibu hamil dapat disuntik vaksin tahap pertama.
"Hari ini kita siapkan seribu dosis yang kami bagikan ke sembilan puskesmas. Untuk Puskesmas Kaliwungu ini diikuti 100 ibu hamil," kata Badai Ismoyo saat mendampingi ketua TP PKK Kudus di Puskesmas Kaliwungu.
Menurutnya dalam vaksinasi untuk ibu hamil Kementerian Kesehatan RI merekomendasikan vaksin Sinovac, Moderna, dan Pfizer. Selain itu kreteria vaksinasi ibu hamil dengan ketentuan kandungan minimal 14 minggu dan maksimal 33 minggu usia kehamilan.
"Bagi ibu hamil yang mengalami komorbid atau resiko tinggi tetap dibperbolehkan melakukan vaksinasi. Dengan syarat tidak mengalami tekanan darah tinggi saat screening vaksinasi," jelasnya.
Pihak Dinas Kesehatan Kudus bakal terus memaksimalkan vaksinasi ibu hamil di Kudus, dari data ibu hamil di Kudus tercatat 3.358. Namun kini baru menerima 1.000 dosis vaksin sebagai pencanganan vaksinasi masal bagi ibu hamil.
"Total sasaran kami ada 3.358 ibu hamil. Kami kemarin dapat 1.000 dosis, ini kita gunakan seluruhnya untuk dosis 1," ungkapnya.
Sementara itu, Sutiah salah satu ibu hamil yang mendapat vaksinasi mengaku, demi menjaga agar tak terpapar Covid-19. Meski takut jarum suntik memberanikan diri untuk tetap menjalani vaksinasi.
"Mau enggak mau harus mau. Demi kebaikan janin. Soale saya sendiri sebenarnya takut sama jarum suntik. Alhamdulillah tidak ada gejala," tuturnya.
Hal yang sama juga di sampaikan Kurnia, awalnya sempat ragu mengikuti vaksinasi, sebab takut mengganggu pertumbuhan janin dalam kandungannya. Namun, setalah membaca sejumlah literasi dia akhirnya yakin untuk vaksin covid.
"Kata bidan tidak apa-apa ibu hamil ikut vaksinasi. Dan tadi pas vaksin juga tidak ada gejala. Saya berharap vaksinasi dapat memulihkan kondisi pandemi covid-19 saat ini," harapnya. (JA/OL-10)
Riset terbaru menunjukkan vaksin Covid-19 berbasis mRNA seperti Pfizer dan Moderna dapat memicu sistem imun melawan sel kanker.
DUA tenaga kesehatan menerima vaksin Covid-19 di hari yang sama, pola respons antibodi setiap orang ternyata berbeda-beda menentukan berapa lama perlindungan vaksin bertahan
Pengurus IDI, Iqbal Mochtar menilai bahwa kekhawatiran masyarakat terhadap vaksin berbasis Messenger Ribonucleic Acid (mRNA) untuk covid-19 merupakan hal yang wajar.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Sejalan dengan penjelasan Kementerian Kesehatan yang menyebutkan vaksinasi booster covid-19 tetap direkomendasikan.
Pemakaian masker, khususnya di tengah kerumunan mungkin dapat dijadikan kebiasaan yang diajarkan kepada anak-anak.
Banjir akibat cuaca ekstrem di Kudus merendam 5.596 rumah dan 1.970 hektare sawah serta berdampak pada 43.479 jiwa.
Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, terus bertambah.
Kasus asusila yang terjadi di RSUD dr Loekmono Hadi Kudus menjadi pembicaraan netizen setelah video yang diambil dari rekaman CCTV di rumah sakit plat merah itu viral.
Keterbatasan akses air bersih masih menjadi persoalan mendasar di sejumlah wilayah Indonesia, terutama di daerah dengan kepadatan penduduk tinggi dan kualitas sumber air yang menurun.
Kedua korban diidentifikasi sebagai Ahmad Syukron Ma’mun dan Muhammad Abraham Dhiyauddin.
863 atlet muda panahan yang jadi peserta berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan DIY.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved